News  

Hadapi Lebaran, Pemkab Jamin Stok Beras Aman

Stok beras di salah satu toko beras di Cilacap. Pemkab Cilacap jamin stok beras saat lebaran aman karena bertepatan dengan panen. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Cilacap jamin stok beras akan aman selama lebaran 2023. Karena momen lebaran atau akhir puasa Ramadan bertepatan dengan panen bagi mayoritas petani di Cilacap.

Cilacap selama ini menjadi salah satu lumbung penghasil padi di Jawa Tengah. Secara nasional, peningkatan produksi padi di Cilacap pernah mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pertanian. Selain itu, tiap tahun produksi padi di wilayah terluas di Jawa Tengah itu selalu mengalami surplus.

Pj Bupati Cilacap, Yunita Diah Suminar memastikan stok beras selama lebaran aman dan tidak ada masalah sama sekali. Meski pada masa lebaran, biasanya ada peningkatan pemakaian beras sejalan dengan meningkatnya kegiatan warga.

“Stok beras kita surplus karena memang sekarang ini sedang panen,” kata Yunita.

Dia menambahkan, hal ini bukan berarti tidak muncul masalah bagi masyarakat. Justru yang terjadi kemudian adalah ancaman inflasi. Ini karena beras kemudian justru karena masyarakat Cilacap tidak bisa menikmatinya.

“Jangan sampai nanti surplus beras tapi inflasi tinggi,” kata dia.

Mengatasi hal ini, Pemkab Cilacap sudah meminta Bulog untuk membeli beras dari petani secara langsung. Tujuannya agar menjaga stok beras di Cilacap.

“Kalaupun tidak digunakan bisa masuk dalam gudang dan bisa untuk cadangan kemudian,” kata dia.

Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap jauh-jauh hari sudah memprediksi kalau saat lebaran bertepatan dengan panen raya. Mayoritas petani bisa menghasilkan gabah secara maksimal. Hingga stok beras saat lebaran dalam posisi aman.

Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap harga beras saat lebaran. Harga beras akan sangat stabil, bahkan mungkin sangat terjangkau masyarakat karena pasokan melimpah. (*)