News  

Melihat Goegrofis Sirampog di Brebes yang Terkena Tanah Bergerak

Tangkapan layar dari video di akun Instagram @syahriell04. Kondisi wilayah Kecamatan Sirampog, Brebes yang dominan perbukitan menjadikannya rawan terjadi tanah bergerak. (doc/instagram)

BREBES – Kondisi geografis Desa Mendala Kecamatan Sirampog, Brebes, terkena tanah bergerak. Tercatat ada 112 rumah warga yang rusak baik ringan maupun berat. Bencana ini sudah memaksa 383 orang mengungsi ke tenda darurat.

Sirampog merupakan kecamatan yang berada di ujung tenggara Kabupaten Brebes. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Tegal, dan Banyumas. Pusat pemerintahan kecamatan ini berada di desa Buniwah.

Bagian barat wilayah kecamatan ini imerupakan dataran rendah, seperti Desa Benda, Kaliloka dan Manggis. Di bagian timur merupakan dataran tinggi dan pegunungan, seperti Desa Mendala, Sridadi, Kaligiri, Dawuhan, Batursari, Igirklanceng.

Dengan ketinggian ekitar 445 mdpl, kondisi geografis Sirampog, Brebes, sudah bisa ditebak. Yakni sebagian besar pegununungan ataupun perbukitan. Sehingga mata pencaharian sebagian penduduknya adalah di bidang pertanian hortikultura seperti menjadi petani kentang, bawang daun, sawi dan lainnya.

Di Kecamatan Sirampog sendiri ada 13 desa. Yakni Wanareja, Igirklanceng, Dawuhan, Batursari, Kaligiri, Sridadi, Plompong, Benda, Kaliloka, Manggis, Mlayang, Mendala dan Buniwah. Dan Desa Mendala, menjadi pusat lokasi bencana tanah bergerak.

Dengan melihat kondisi geografis yang dominan perbukitan, maka ancaman tanah bergerak selalu ada di sana Sirampog, Brebes. Terlebih lagi saat hujan deras dengan berlangsung lama. Plus dengan areal terbuka di bagian atas bukit dan di bagian bawah ada pemukiman warga.

Yang dimaksu areal terbuka yakni adanya sawah atau kolam yang menampung air saat hujan. Air dari sawah atau kolam ini, akan membuat struktur tanah di tebing menjadi jenuh. Alhasil, potensi tanah bergerak kian tinggi terlebih saat berada di kondisi wilayah dengan geografis pegunungan seperti Sirampog Kabupaten Brebes.

Akun instagram @syahriell04 memposting sebuah video dari atas menggunakan drone. Nampak adanya pemukiman penduduk di bawah tebing miring. Juga adanya areal tebing yang menjadi alur tanah bergerak.

Akun Instagram @bpbdjateng menyebut, tanah bergerak di Brebes sudah membentuk mahkota longsor dan berada di Dukuh Krajan Desa Mendala. (*)