Enam Korban Tewas KMP Tunu Pratama Jaya Tiba di Banyuwangi, 30 Orang Masih Hilang

Kapal Basarnas RI dalam operasi SAR tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Tim SAR sudah serahkan korban meninggal dari KMP Tunu Pratama Jaya ke keluarga masing-masing. (doc/basarnas ri)

BANYUWANGI – Enam jenazah korban tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya telah tiba di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Kamis (3/7/2025) malam sekitar pukul 20.15 WIB. Keenam jenazah tersebut sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menggunakan lima ambulans.

Kedatangan jenazah disambut langsung oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Deputi Operasi dan Siaga Basarnas Ribut Eko S dan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto. Setelah prosesi simbolis penyerahan kepada keluarga, ambulance berangkat membawa jenazah ke RSUD Blambangan untuk proses identifikasi lanjutan.

Akun Instagram Basarnas RI menyebut, ada 6 korban KMP Tunu Pratama Jaya meninggal yang telah teridentifikasi. Masing-masing adalah Anang Suryono, Eko Sastriyo dan Elok Rumantini. Lalu ada Cahyani, Fitri April Lestari dan Afnan Aqiel Mustafa.

Sementara itu, pencarian terhadap 30 korban KMP Tunu Pratama Jaya yang hilang, dilanjutkan kembali. Tim SAR gabungan mengerahkan kekuatan penuh, termasuk helikopter, drone termal, kapal penyelamat, dan speedboat dari berbagai instansi. Operasi udara menggunakan Heli Rescue HR 3606, Pesud P-8304, dan helikopter milik Polri untuk menyisir wilayah perairan Selat Bali dari udara.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P H menyebutkan, pencarian selanjutnya akan fokus pada laut menggunakan kapal berskala besar. Hal ini menyusul prediksi BMKG yang menyatakan adanya gelombang laut tinggi di selatan Pulau Bali. Sehingga Tim SAR akan menarik kapal-kapal kecil dari operasi demi keselamatan petugas.

“Kapal-kapal ini sementara kita tarik dari operasi,” katanya.

Deputi Operasi dan Siaga Basarnas Ribut Eko S menambahkan, kapal TNI AL akan bergabung dalam pencarian. Seperti kapal KRI Teluk Ende dan KRI Tongkol. Lalu ada serta helikopter milik Baharkam dan pihak swasta.

Sebelumnya, Tim SAR menemukan 29 korban KMP Tunu Pratama Jaya yang selamat, di sekitar perairan Cekik, Gilimanuk, dan Pebuahan, Jembrana. Dari jumlah tersebut, 21 korban yang berasal dari Banyuwangi telah dipulangkan ke keluarganya pada Kamis sore. (*)