BANYUWANGI – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengerahkan enam kapal milik Direktorat Polisi Air dan Udara (Polairud) serta satu unit helikopter Polri untuk bantu pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto turun langsung melakukan pemantauan udara ke lokasi kejadian pada Kamis (3/7/2025).
Langkah cepat ini menunjukkan keseriusan Polda Jatim dalam menangani kecelakaan laut. Terlebih lagi, lokasi kecelakaan laut berada di jalur vital antara Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk, Bali.
KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali, Rabu (2/7/2025). Laman dephub.go.id memastikan lokasi dan waktu KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam dalam perjalanan dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk. Berdasarkan laporan petugas, kapal tenggelam pada pukul 23.35 WIB di koordinat 8° 9’32.35″S 114°25’6.38″E.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, enam kapal Polairud untuk mempercepat proses pencarian korban kapal tenggelam di Selat Bali. Ke enam kapal Polairud ini akan menyisir perairan Selat Bali dari berbagai guna mencari korban yang masih hilang.
“Selain enam kapal, satu unit helikopter Polri kita kerahkan untuk pencarian korban di Selat bali melalui udara. Terutama untuk memantau keberadaan korban atau serpihan kapal yang mungkin terlihat di permukaan laut,” ujar Kombes Jules di Pelabuhan Ketapang.
Polda Jatim juga melengkapi operasi ini dengan peralatan khusus seperti drone bawah laut, tabung selam, motor bawah laut, tali evakuasi dan dua unit perahu karet. Total 35 personel kepolisian yang terlibat operasi SAR Gabungan. Termasuk sejumlah penyelam, operator drone, dan anggota SAR gabungan yang bekerja dalam koordinasi dengan Basarnas.
Menurut Kombes Jules, medan pencarian cukup menantang akibat arus laut kuat dan kondisi cuaca yang tidak stabil. Meski begitu, tim tetap bekerja tanpa henti untuk melakukan pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali.
“Polri berkomitmen penuh mendukung misi pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan,” tegasnya. (*)






