Pabrik Sabutret Terbakar Hebat di Cilacap, Kerugian Capai Rp50 Juta

Petugas Pos Damkar Majenang tengah memadamkan api yang membakar pabrik sabutret di Kecamatan Wanareja, Cilacap, Jumat (15/8/2025). Api pertama kali diketahui saksi pukul 23.45 WIB. (doc/damkar cilacap)

CILACAP – Sebuah pabrik sabutret terbakar hebat di Dusun Tambleg, Desa Tambaksari, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jumat (15/8/2025) malam. Kebakaran ini menghanguskan sebagian bangunan dan seluruh bahan produksi, dengan kerugian mencapai Rp50 juta.

Kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 23.45 WIB oleh Mualifah (48), warga setempat. Ia mendengar suara letupan dari arah pabrik, lalu keluar rumah dan mendapati pabrik sabutret terbakar dengan api sudah membesar.

Melihat kondisi tidak menguntungkan ini, saksi langsung memanggil tetangga dan berteriak minta tolong. Sejumlah warga lalu berdatangan mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Meski begitu, upaya warga belum sepenuhnya berhasil dan kobaran api terus terjadi. Ini karena pabrik ini berisi bahan baku kering dan mudah terbakar. Kepala Desa Tambaksari, Eko Widianto lalu menghubungi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Majenang.

Menerima laporan, petugas Pos Damkar Majenang langsung bergegas menuju lokasi sambil membawa peralatan lengkap. Setiba di lokasi, petugas langsung memadamkan api dan melakukan pendinginan untuk mencegah kebakaran meluas.

Hasil pemeriksaan petugas dan perangkat desa setempat menyebutkan, sumber kebakaran di pabrik sabutret itu akibat bahan produksi yang mudah terbakar.

Data dari petugas menunjukkan, sekitar 25% bangunan pabrik berukuran 14 x 9 meter hangus. Semua bahan produksi di dalamnya tidak terselamatkan.

Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.

Kasie Pemadaman dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Supriyadi memastikan tidak ada korban jiwa atas peristiwa ini.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun seluruh bahan baku hangus dan sebagian bangunan rusak,” jelasnya. (*)