Jakarta – Kehadiran Suzuki Access 125 di pasar Indonesia memanaskan persaingan skutik bergaya klasik. Dengan desain elegan, mesin efisien, serta fitur fungsional, Access 125 berhadapan langsung dengan dua kompetitor kuat: Honda Scoopy dan Yamaha Fazzio. Lalu, bagaimana spesifikasi Suzuki Access 125 dibandingkan dengan keduanya?
Mesin dan Performa
Suzuki Access 125 mengusung mesin SOHC 124 cc berteknologi Suzuki Eco Performance (SEP) dengan tenaga 6,2 kW dan torsi 10,2 Nm. Mesin Suzuki Acces 125 lebih unggul dari Honda Scoopy yang hanya mengandalkan mesin 110 cc bertenaga 6,6 kW dan torsi 9,3 Nm. Juga dari Yamaha Fazzio, Access 125 juga masih lebih bertenaga karena Fazzio berbekal mesin 124 cc dengan tenaga 6,2 kW, tetapi torsinya lebih kecil yakni 10,1 Nm.
Desain dan Kenyamanan
Access 125 menawarkan desain membulat dengan aksen krom dan lampu LED berbentuk huruf U, yang memberi kesan premium sekaligus identitas unik. Honda Scoopy tampil lebih retro dengan bodi compact, sedangkan Yamaha Fazzio mengusung desain modern minimalis. Dari sisi bobot, Access 125 hanya 106 kg, lebih ringan dibanding Fazzio (95 kg) namun sedikit lebih berat dari Scoopy (94 kg).
Fungsionalitas dan Bagasi
Suzuki membekali Access 125 dengan bagasi 24,4 liter, salah satu yang terbesar di kelasnya, plus dua kompartemen depan. Honda Scoopy hanya punya bagasi 15,4 liter, sementara Yamaha Fazzio menawarakan 17,8 liter. Dari segi kepraktisan, Access 125 jelas lebih unggul untuk kebutuhan harian.
Fitur Modern
Access 125 sudah punya sistem Suzuki Easy Start, soket USB 2A, panel analog-digital, dan rem terpadu (CBS). Honda Scoopy juga punya fitur CBS, panel digital minimalis, serta power outlet. Sementara Yamaha Fazzio unggul di fitur konektivitas Y-Connect untuk menghubungkan motor dengan smartphone.
Harga
Harga jual Suzuki Access 125 Rp25,5 juta (OTR Jakarta). Sementara Honda Scoopy mencapai sekitar Rp22,5 juta dan Yamaha Fazzio (Rp22 juta). Dari sisi harga, Access 125 memang sedikit lebih tinggi, namun mengusung kapasitas mesin lebih besar dan bagasi lebih luas. (*)






