CILACAP – Pasca tanah longsor melanda Grumbul Cirangkong Desa Bener Kecamatan Majenang, wilayah ini sepi dari aktifitas warga. Bahkan bisa disebut menjadi kampung hantu karena tidak ada manusia.
Hujan ekstrem yang melanda Cilacap dalam sepekan terakhir, mengakibatkan tanah longsor dan menutup aliran Sungai Cilopadang, Selasa (11/11/2025). Lokasi longsor di Grumbul Cirangkong Desa Bener Kecamatan Majenang, Cilacap.
Peristiwa tanah longsor hingga bendung sungai, justru terjadi saat hujan mulai reda. Sekitar pukul 18.30, warga mendengar suara bergemuruh dari tanah yang bergerak longsor dan tutup aliran sungai.
Pada Selasa malam, warga langsung memutuskan untuk mengungsi ke tempat aman. Salah satu tempat pengungsian adalah bale Desa Bener yang sudah disiapkan oleh perangkat desa. Sisanya memilih mengungsi ke kerabat terdekat.
Kepala Desa Bener, Ruslan mengatakan, perangkat meminta warga untuk mengungsi ke balai desa. Meski demikian, ada juga yang memilih mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
“Ada yang milih ke keluarga di desa lain. Tapi semua sudah kita data,” kata dia.
Ruslan mengatakan, saat ini aktifitas warga di Grumbul Cirangkong memang dibatasi. Terlebih pada sore atau malam hari dan hujan turun. Warga sudah dihimbau untuk secepatnya pergi ke tempat pengungsian.
Longsor Besar di 2009
Tanah longsor di Grumbul Cirangkong pada Selasa (11/11/2025), bukan kejadian pertama. Namun pernah ada peristiwa serupa pada 2009 lalu. Peristiwa ini juga memaksa warga setempat untuk mengungsi.
Hanya saja, lokasi pengungsian masih berada di grumbul tersebut. Tidak seperti sekarang yang mana warga harus mengungsi ke balai desa.
Ruslan mengingat, longsor pada 2009 lalu juga besar dan merusak rumah warga.
“Saya ingat sekali dengan longsor itu karena baru 2 tahun jadi kepala desa,” katanya.
Menurutnya, langkah Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk melakukan kajian sudah sangat tepat. Ini karena Grumbul Cirangkong memang rawan longsor. Salah satunya karena kontur tanah yang dominan lereng dengan aliran sungai di dasar grumbul.
“Tentu langkah pemerintah kita dukung karena demi masyarakat,” tegasnya. (*)






