CILACAP – Fenomena hujan es gegerkan warga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (2/3/2026) saat hujan deras melanda. Peristiwa ini sontak membuat warga beramai-ramai merekam butiran es yang jatuh dari langit. Video rekaman ini lalu mereka up load di media sosial masing-masing.
Akun instagram @explore.bantarsari memperlihatkan fenomena hujan es di Cilacap tersebut. Dalam rekaman nampak sekali hujan turun dengan deras. Tidak hanya itu, air yang jatuh sudah dalam bentuk butiran, beda dengan air yang biasanya lembut.
Juga ada suara perempuan yang ada dalam rekaman tersebut. Dia terdengar gugup dan mengucap istighfar.
“Itu es batu,” ucap suara perempuan dalam rekaman tersebut.
Video berdurasi 35 detik ini dengan cepat menyebar melalui media sosial berbagai platform. Demikian juga dengan grup WA.
Akun explore.bantarsari menuliskan, lokasi pengambilan hujan es ini di Desa Medeng Kecamatan Bantarsari, Cilacap.
“Hujan lebat disertai es batu melanda wilayah Medeng, Bantarsari, sore ini,” tulis akun tersebut.
Sontak video ini viral dan mendapat respon cepat dari netizen. Hingga dengan Kamis (5/3/2026) ada 33 ribu lebih netizen yang melihat video hujan es di tersebut. Juga ada 83 netizen yang memberikan komentar beragam.
Salah satu netizen menuliskan, kalau hujan Senin sore itu menciptakan bunyi yang sangat keras saat butiran es jatuh ke atap.
“Pantesan seru bgt,” tulis salah satu netizen di kolom komentar.
Fenomena serupa juga terjadi di wilayah Kebondalem, dekat dengan Candi Prambanan. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (4/3/2026). Sama seperti di Cilacap, hujan es di dekat Prambanan ini viral di media sosial.
Hujan es, merupakan sebuah fenomena yang sangat jarang terjadi di daerah tropis. Ini karena pengaruh suhu dan cuaca yang lebih panas karena berada di daerah lintasan matahari.
Sebaliknya, hujan es atau hujan salju, merupakan hal lazim di daerah sub tropis. Suhu udara yang dingin, pada akhirnya mampu membekukan butiran air yang menguap ke udara. (*)






