News  

Pengungsi Bertambah Banyak Meski Air Surut

Relawan MDMC Cilacap menyiapkan nasi bungkus untuk para pengungsi, Jumat (28/4/2023). Jumlah pengungsi justru bertambah banyak meski air sudah surut pasca banjir di pusat kota Cilacap pada Kamis (27/4/2023) malam. (doc)

CILACAP – Jumlah warga yang mennjadi pengunsi akibat banjir yang menggenang di pusat kota Cilacap, justru bertambah banyak meski air sudah surut. Jika pada Kamis (27/4/2023), jumlah pengungsi hanya 224 orang, menjadi 788 orang saat Jumat (28/4/2023) pagi.

Wilayah pusat kota Cilacap, tergenang banjir akibat hujan deras, Kamis (27/4/2023) malam. Akibatnya, sejumlah kelurahan di beberapa kecamatan di pusat kota Cilacap tergenang. Rumah warga berada di Kecamatan Cilacap Selatan, Cilacap Utara dan Cilacap Tengah.

Hujan deras mulai mengguyur Cilacap sejak pukul 18.00 hingga menjelang tengah malam. Volume air yang cukup tinggi ini mengakibatkan drainase dan saluran pembuangan tak mampu menampung. Air kemudian melimpas ke atas jalan. Lambat laun, air mulai masuk ke halaman dan rumah warga.

Palupi, salah satu relawan di Muhammadiyah Disasster Management Centre (MDMC) mengatakan, saat pagi hari pihaknya menerima ada tambahan lokasi pengungsi.

“Pagi kita dapat informasi adanya titik lokasi pengungsi,” katanya.

Hanya saja dia tidak bisa merinci lokasi tersebut karena masih dalam pendataan. Hingga sangat mungkin jumlah pengungsi bertambah banyak jika dibandingkan pada Kamis malam yang mencapai 224 orang.

Karena itu, para relawan dari berbagai unsur dan aparat terkait memastikan sudah mendirikan dapur umum. Mereka mempersiapkan makanan siap santap untuk para korban dan pengungsi.

“Saat pagi sebenarnya pengungsi sudah mulai pulang. Tapi karena kompor tergenang, maka dapur umum tetap dipertahankan,” katanya.

Dia menambahkan, saat ini korban masih membutuhkan bantuan berupa selimut, susu balita, obat-obatan, baju dan bahan makanan. Karena mayoritas logistik dan pakaian tergenang akibat banjir tersebut.

Palupi menambahkan, dapur umum ini berada di Gedung Dakwah Muhammadiyah Cilacap. Personil MDMC, Tagana dan BPBD Cilacap serta aparat lainnya. Tempat ini pada Kamis malam juga menampung pengungsi sebanyak 30 orang.

“Dapur umum ada di Gedung Dakwah Muhammadiyah,” tegasnya. (*)