Akankah PPKM Diperpanjang

  • Bagikan
Perpanjangan PPKM Level 4 tunggu keputusan pemerintah pusat. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 berakhir Senin (9/8/2021). Namun demikian, sampai Senin sore ini belum ada kabar atau pemberitahuan terbaru dari pemerintah pusat terkait keputusan memperpanjang PPKM.

Pemerintah pusat sendiri sedari awal memutuskan PPKM Level 4 diberlakukan sampai 9 Agustus ini. Langkah ini dilakukan dengan mempertimbangkan angka dan lonjakan kasus Covid19 di berbagai daerah.

Sebelum PPKM Level 4, pemerintah sudah menerapkan PPKM Darurat di seluruh provinsi di Pulau Jawa dan Bali.

Sejumlah warga kepada bercahayanews.com berharap agar pemerintah bisa mempertimbangkan banyak hal. Terutama bagi mereka yang berjualan pada malam hari. Karena selama PPKM, pendapatan mereka berkurang drastis hingga tinggal 25 persen saja.

“Pelanggan hanya tinggal 25 persen yang datang,” ujar Feri Irawan, salah satu pedagang kopi di Cilacap, Senin (9/8/2021).

Hal serupa juga dikatakan oleh Sofyan. Warga Desa Adimulya Kecamatan Wanareja, Cilacap ini berharap agar ada kelonggaran bagi warga untuk menjalankan aktifitas masing-masing. Apalagi saat ini Cilacap sudah masuk level 3.

“Kalau bisa Cilacap bisa masuk level 2 agar kita di bawah bisa beraktifitas kaya dulu,” katanya.

Seperti diketahui, pemerintah pusat sudah menggelar evaluasi PPKM Level 4 pada Sabtu (7/8/2021). Pemerintah menegaskan kalau ada pergeseran lonjakan kasus Covid19. Lonjakan kini terjadi di luar Jawa dan Bali. Hingga diharapkan pemerintah daerah bisa memperhatikan lonjakan tersebut dan mempersiapkan langkah antisipasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap, Farid Ma’ruf mengatakan kalau pihaknya masih menunggu keputusan pusat yang akan disampaikan Senin malam. Dengan demikian, ada kepastian bagi pemerintah di daerah untuk mengambil langkah tertentu. Seperti melakukan simulasi pembukaan obyek wisata dan sebagainya.

“Kita nunggu saja lah nanti malam,” ujarnya usai rapat koordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah melalui video confrence, Senin (9/8/2021) sore. (*)

  • Bagikan