News  

Anak TK Ikutan Divaksin

Anak TK yang sudah berusia 6 tahun ikut divaksin. Vaksinasi ini digelar serentak, Senin (10/1/2022). (doc)

CILACAP – Di Kabupaten Cilacap, anak yang duduk di TK ikutan divaksin untuk mendukung percepatan penanganan Covid19. Vaksinasi bagi anak TK tersebut menyasar peserta didik di penjuru Cilacap dan pelaksanaannya serentak, Senin (10/1/2022).

Sejumlah TK dan RA menjadi titik pelaksanaan atau lokasi kumpul. Sementara anak dari TK terdekat datang ke lokasi sesuai jadwal masing-masing untuk ikutan divaksin.

Beberapa sekolah TK mendapatkan giliran vaksin pada pagi hari selepas pukul 08.00. Sisanya pada menjelang siang sampai seluruh siswa selesai mendapatkan giliran sesuai jadwal.

Kepala Puskesmas Majenang 1, Sri Wahyuni mengatakan, vaksinasi tersebut bukan khusus untuk anak TK. Namun bagian dari vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun.

“Bukan khusus anak TK. Tapi bagi anak TK yang sudah berusia 6 tahun,” ujarnya.

Menurutnya, langkah ini untuk menyasar seluruh anak yang sudah berusia 6 tahun. Termasuk bagi anak usia tersebut yang masih duduk di bangku TK, RA dan lembaga pendidikan anak usia dini lainnya.

Langkah serupa sebelumnya juga sudah terjadi saat vaksinasi anak yang sudah berusia minimal 12 tahun ke atas. Dinas tetap menyasar siswa SD yang sudah genap 12 tahun.

“Kita menyasar anak yang umurnya memang sudah memenuhi syarat,” kata dia.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griyana Dewi menambahkan, sejak pertama kali dinas melaunching program vaksinasi anak ini melibatkan banyak pihak. Terutama nakes dari rumah sakit pemerintah dan swasta. Demikian juga nakes dari seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Cilacap. Mereka tersebar sesuai dengan lokasi dan sasaran dengan melihat peta dan data.

“Ya, dari rumah sakit dan klinik swasta terlibat semua,” kata dia.

Sebelum pelaksanaan Dinas Kesehatan sudah melakukan pendataan terlebih dahulu dengan melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kantor Kementerian Agama. Karena ada siswa yang belajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Data ini kemudian diolah di tingkat kecamatan dengan melibatkan Polsek dan Koramil. (*)