Ancaman Tsunami Diantisipasi dengan Tanam Pohon

  • Bagikan
Kepala BNPB Doni Monardo tanam pohon di Desa Bunton, Cilacap untuk antisipasi tsunami

PENULIS : NARISAKTI

CILACAP – Ancaman bencana berupa tsunami di Kabupaten Cilacap, harus secara serius diantisipasi oleh pihak terkait. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan menanam pohon di bibir pantai dan menjadi bagian dari mitigasi vegetasi.

Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) melihat, pantai di Desa Bunton Kecamatan Adipala, Cilacap menjadi pilihan tepat.

“Kenapa pilihannya Desa Bunton? karena tahun 2006 lalu, desa ini pernah terdampak tsunami dan korbannya mencapai 165 orang. Ternyata tahun 1921 pernah terjadi juga gempa dan tsunami di wilayah Cilacap. Itu peristiwa berulang,” ujar Kepala BNPB, Letjend Doni Monardo saat penanaman 3313 pohon bersama Forkompinda Cilacap dan sejumlah unsur dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Rabu (28/4/2021).

Artinya, kata Doni kemungkinan pada periode puluhan atau ratusan tahun yang akan datang akan terulang. Hingga perlu ada langkah untuk mengantisipasi kejadian tersebut dengan melibatkan banyak unsur dan langkah tertentu. Termasuk mitigasi vegetasi.

“Sehingga dengan mitigasi berbasis vegetasi adalah salah satu upaya kita, kita mempersiapkan diri lebih awal. Kita semua punya kewajiban melindungi pantai baik dari abrasi dan ancaman tsunami,” katanya.

Penanaman ini sebagai rangkaian kegiatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional ke-14 Tahun 2021. Dimana pada Senin (26/4/2021) telah dilaksanakan simulasi evakuasi mandiri bencana gempa bumi dan tsunami.

Ada beberapa jenis pohon yang ditanam dalam kesempatan itu, yakni Pule, Butun, Palaka, cemara udang, laban dan waru. Semuanya merupakan jenis tanaman yang mampu bertahan
lama. (*)

  • Bagikan