Angin Kencang Terbangkan Atap Rumah Makan di Cilacap Tengah, Kendaraan Warga Tertimpa

Tangkapan layar dari video amatir memperlihatkan atap rumah makan di Cilacap ambruk. Angin kencang di Cilacap terbangkan atap rumah makan dan sejumlah rumah warga, Senin (12/1/2026) siang. (doc/instagram)

Cilacap – Angin kencang terbangkan atap rumah makan di wilayah Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Senin (12/1/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Jalan Rinjani, Kelurahan Sidanegara.

Berdasarkan laporan yang di akun Instagram BPBD Cilacap, angin kencang menerbangkan atap belakang Warung Babeh sekitar pukul 13.15 WIB. Saat kejadian, karyawan rumah makan masih melayani sekitar 50 pelanggan.

Hujan mulai turun sekitar pukul 13.00 WIB dan angin kencang bertiup selama kurang lebih satu menit. Angin tersebut langsung mengangkat atap belakang warung hingga terhempas ke bagian depan bangunan dan menutup sebagian badan jalan raya.

Akibat kejadian tersebut, rumah makan mengalami kerusakan material dengan estimasi kerugian mencapai Rp10 juta hingga Rp15 juta. Selain itu, atap yang terlepas menimpa satu unit mobil dan satu unit sepeda motor milik warga.

Petugas UPTD PKBD Cilacap bersama perangkat kelurahan, PLN, TNI, Polri, dan warga setempat langsung melakukan penanganan darurat. Mereka mengamankan area dan membersihkan material bangunan.

Pada hari yang sama, hujan deras dan angin kencang juga merusak atap rumah warga di Kelurahan Sidakaya, Kecamatan Cilacap Selatan. Angin menghempaskan atap rumah berbahan asbes dan seng milik warga bernama Tati di RT 01 RW 15.

UPTD PKBD Cilacap melakukan kaji cepat serta pendataan dampak kerusakan. Petugas mencatat kebutuhan mendesak berupa 10 lembar asbes, 10 lembar seng, dan 10 kilogram paku campur.

Melalui akun resminya, BPBD Cilacap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena kondisi cuaca masih berpotensi hujan dan angin kencang, dengan langit terpantau berawan di sejumlah wilayah. (*)