Awak Bus dan Pedagang Terminal Divaksin

  • Bagikan
Dinas Perhubungan Cilacap menggelar vaksinasi bagi awak bus, pedagang dan warga sekitar Terminal Karangpucung, Senin (1/11/2021). (doc)

CILACAP – Awak bus dan pedagang Terminal Karangpucung, Cilacap, Senin (1/11/201) ikut mendapatkan kuota vaksin dari Dinas Kesehatan. Seluruh peserta vaksinasi di sana sudah terdata sebelumnya.

Mereka yang masuk data antara lain awak mikro bus, pedagang terminal dan warga sekitar. Demikian juga dengan awak dan kru dari sejumlah pool bus yang ada di sekitar Terminal Karangpucung.

Kepala UPT Terminal Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap, Masikhin Jaffar mengatakan, total ada 131 orang yang masuk daftar tersebut.

“Tapi yang bisa vaksin hanya 123 orang saja. 8 orang tidak bisa karena tensi tinggi,” katanya.

Menurutnya, awak bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), belum bisa ikut dalam program tersebut. Alasannya karena mereka tercenderung “mobile” hingga sulit dalam mengatur jadwal.

“Bisa saja pas lagi jadwal vaksin, mereka justru lagi jalan ke luar Cilacap. Tentu sulit,” kata dia.

Menurutnya, petugas vaksinator dari RSUD Cilacap dan terjun ke terminal Tipe C yang ada di sisi barat Kabupaten Cilacap.

“Petugas medis dari RSUD Cilacap. Bukan dari puskesmas,” katanya.

Dia menambahkan, langkah ini untuk mendukung percepatan vaksinasi agar Kabupaten Cilacap bisa segera turun ke level 2. Salah satu indikator agar bisa turun adalah cakupan vaksinasi yang mencapai 50 persen.

“Iya, ini bentuk dukungan kami dengan mengajak warga terminal, awak bus dan crew pool bis untuk bisa vaksin,” kata dia.

Jaffar mengatakan, peserta baru mendapatkan vaksin dosis pertama. Dosis kedua akan mereka dapatkan kembali pada 2 Desember 2021.

“Dosis kedua nanti pada 2 Desember,” tegasnya. (*)

  • Bagikan