Bambu Kok Warna Coklat? Tugu Bambu Runcing Dicat Ulang

  • Bagikan
Warna bagian depan Tugu Bambu Runcing Kroya diubah agar lebih mirip asli bambu yakni kuning mendekati krem. Semula bagian dalam bambu berwarna coklat tua. (doc)

CILACAP – Warna pada tugu Bambu Runcing di alun-alun Kroya, Cilacap dinilai membingungkan. Penyebabnya, bagian dalam bambu selama ini berwarna coklat dan cenderung gelap. Sementara warna asli bambu jenis apapun adalah kuning muda dan menjurus ke arah krem.

Kondisi ini tentu membuat bingung bagi warga terutama yang baru pertama kali melihatnya secara detail. Hanya saja, nampaknya kondisi ini kurang disadari warga setempat karena sejak lama, warna Tugu Bambu Runcing berwarna coklat dan cenderung gelap.

Camat Kroya, Budi Narimo mengakui kebingungan ini. Semula dia dan juga warga setempat kurang memperhatikan warna tugu yang ada di pusat kota Kecamatan Kroya itu. Sejumlah tokoh warga setempat baru menyadari setelah Budi Narimo menyentil soal warna asli bambu.

Hal serupa juga dialami oleh staf dinas instansi terkait di Kecamatan Kroya. Mereka baru menyadari usai diajak diskusi oleh Budi.

“Saya sempat bingung. Warna bambu kok coklat. Setahu saya bambu jenis apaun, warna bagian dalam ya kuning muda. Bukan coklat. Setelah bicara dengan beberapa tokoh dan rekan dinas, mereka jadi lebih ngeh (paham),” ujar Budi Narimo, Selasa (7/9/2021).

Dari kejanggalan inilah, pihaknya lalu mengajak dinas terkait untuk melakukan pengecatan ulang atas bangunan “land mark” di Kecamatan Kroya itu. Hingga kemudian diputuskan, coklat tua diganti kuning muda yang lebih mendekati warna asli bambu. Pengecatan ini tidak membutuhkan waktu lama hingga tugu ini kemudian berubah drastis.

Di bagian luar bambu, tetap mempertahankan warna hijau. Sementara bagian dalam bambu yang menjadi wajah tugu, sudah berubah sama sekali.

“Sekarang pengecetan sudah selesai,” ujarnya.

Tugu ini sendiri dibangun pada masa orde baru dengan menggunakan dana swadaya warga setempat. Pembangunan tugu juga ditopang oleh sejumlah perantau asli Kecamatan Kroya hingga kemudian selesai dibangun dan diresmikan oleh Bupati Cilacap saat itu, yakni Mohhamad Supardi.

Tugu di seberang Kantor Camat Kroya ini memiliki filosofi kuat dengan melihat bambu runcing sebagai wujud perjuangan di masa revolusi fisik. Tepat dibagian tengah ada bentuk ada obor yang melambangkan semangat juang tiada henti untuk meneruskan cita-cita kemerdekaan yakni mengisinya dengan pembangunan.(*)

  • Bagikan