News  

Banjir dan Longsor Hajar Cilacap. Ratusan Rumah Tergenang

Ratusan rumah di Cilacap tergenang akibat banjir, Senin (5/2/2024). Penyebab banjir di Cilacap karena luapan Sungai Cilopadang. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Bencana banjir dan tanah longsor melanda 2 kecamatan di Cilacap, Senin (5/2/2024). Banjir terjadi karena luapan Sungai Cilopadang di Kecamatan Majenang yang menggenangi ratusan rumah warga di Desa Padangjaya dan Sindangsari. Banjir juga menggenangi jalan nasional dan membuat arus sempat macet.

Banjir di Cilacap terjadi usai hujan deras mengguyur Kecamatan Majenang sejak Senin sore. Sekitar pukul 17.00, air dari Sungai Cilopadang mulai meluap dan dengan segera merendam ratusan rumah. Pemukiman ini tersebar di dekat sungai tersebut dengan ketinggian mencapai 80 cm.

Siti Muryani, warga Desa Padang Jaya RT 01 RW 03 mengatakan, air datang dengan sangat deras dan cepat. Hingga rumahnya penuh dengan air bercampur lumpur.

“Air deras sekali masuk rumah,” katanya.

Menurutnya, sumber limpasan dari Sungai Cilopadang yang sudah tidak mampu menampung debit air yang naik drastis akibat hujan deras.

Akbarudin, warga setempat lainnya menambahkan, air di dalam rumah setinggi pinggang orang dewasa. Hingga perabot rumah terendam. Air yang sangat deras ini juga menjebol tembok belakang rumahnya.

“Tembok belakang sampai jebol,” katanya.

BPBD Cilacap bersama aparat dan sejumlah relawan langsung menuju lokasi. Mereka membawa 1 buah perahu fiber untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Terutama warga yang rumahnya dekat dengan aliran sungai.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap, Budi Setyawan mengatakan, petugas masih terus mendata jumlah warga terdampak banjir.

“Teman-teman masih di lapangan untuk mendata,” katanya.

Dia mengakui, hujan Senin sore tersebut memang sangat deras hingga membuat Sungai Cilopadang meluap. Hujan ini merata di Kecamatan Cimanggu dan Majenang yang menjadi lokasi bencana.

“Hujan deras di 2 kecamatan ini,” katanya.

Selain mengakibatkan banjir, hujan deras juga merusak 1 rumah warga di Desa Cijati Kecamatan Cimanggu yang terkena tanah longsor. Petugas sempat mengalami kesulitan menuju lokasi karena jalan tergenang banjir. (*)