JAKARTA – Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) memastikan banjir di wilayah Jabodetabek, sudah sepenuhnya surut dan tidak menyisakan genangan sama sekali. Ini terjadi setelah wilayah tersebut tidak lagi ada guyuran hujan.
Banjir besar melanda wilayah Jakarta, Kabupaten dan Kota Tangerang, Depok dan Kabupaten Bogor. Peristiwa ini terjadi secara berurutan, mulai dari wilayah hulu, yakni Bogor, lalu ke arah hilir seperti Jakarta dan sekitarnya.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, PhD memastikan, banjir di Jabodetabek sudah surut sepenuhnya.
Kondisi ini terjadi setelah ada respon cepat dari BNPB bersama instansi terkait lainnya. BPNB mengerahkan sumber daya berupa pendampingan personil bagi BPBD di wilayah bencana. Lalu juga pengerahan personil, peralatan dan bantuan pangan maupun non pangan.
“BNPB telah mengerahkan sumber daya, berupa pendampingan pimpinan kepada BPBD, pengerahan personel, peralatan, bantuan pangan dan non-pangan, serta dana operasional untuk mengefektifkan penanganan darurat,” katanya.
Dia juga memastikan, saat ini sudah tidak ada lagi warga yang mengungsi akibat banjir. Mereka sudah kembali untuk membersihkan rumah dan lingkungan masing-masing.
“Di wilayah DK Jakarta, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan sudah tidak ada warga yang mengungsi,” tegasnya.
Meski sudah surut, dia tetap meminta agar warga di Jabodetabek dan lainnya, tetap waspada akan adanya banjir atau longsor susulan. Ini sesuai dengan prediksi BMKG yang menyebutkan curah hujan ekstrem akan terjadi antara 10 hingga 20 Maret 2025. (*)






