Birdha, Pelaku Penganiaya Driver Ojol Jual Rumah di Godean

ilustrasi AI

YOGYAKARTA – Birdha, pelaku penganiaya terhadap driver ojol, ternyata berniat untuk jual rumah yang ada di daerah Godean, Jogyakarta. Ini dengan adanya tulisan “Rumah Dijual” dan terpampang di depan rumahnya.

Kabar ini beredar di media sosial dengan adanya video dari salah satu pengemudi motor. Dalam video ini, nampak pengendara motor melintas di depan rumah Birdha di wilayah Godean. Video ini di posting oleh akun Instagram @story.jogja. Ada tulisan di video, yakni Day 2 kunjungan ke rumah mas pelayaran.

Dalam vidoe ini, pengendara memperlihatkan rumah Birdha yang ada di Godean. Halaman rumah ini sepi dan pintu depan tertutup rapat. Hanya ada 1 lampu yang menyala di teras rumah. Kondisi sepi juga nampak terlihat di sekitar rumah Birdha.

Akun tersebut, lalu menuliskan caption yang cukup mengagetkan. Yakni adanya tulisan yang memastikan kalau rumah Birdha di Godean ini akan dijual.

“Hari k 10 ada tulisan rumah ini dijual,” tulis admin seraya membubuhkan emoticon tertawa.

3,5 juta akun sudah melihat video tersebut dan ada 94.500 warganet yang memberikan tanda suka. Lalu ada 2.862 komentar dari netizen. Mayoritas komentar cenderung memojokan Birdha, usai mengainaya driver ojol karena terlambat mengirimkan pesanana.

“Tetangganya bakal nyinyir terus hhhh rasakno,” tulis salah satu netizen.

Birdha sendiri kini sudah menjadi tersangka atas laporan korban ke Polsek Godean. Polisi juga tengah mengejar pelaku dengan kasus berbeda.

Sebelumnya, Takbirdha Tsalasiwi Wartyana atau Birdha cekcok dengan driver ojol di halaman rumah yang ada di daerah Godean. Cekcok ini berujung penganiayaan terhadap driver ojol. Birdha merasa kesal karena pesanannya terlambat. Driver ojol sempat merekam aksi Birdha dan langsung viral.

Merasa tidak terima, rekan korban dari sesama driver ojol lalu menggerudug rumah Birda di daerah Godean. Sementara Birdha sudah ngumpet di Polsek Godean. Petugas lalu menjaga rumah dan aksi driver ojol ini berujung keributan dan 1 unit mobil petugas rusak karena aksi beberapa orang. (*)