BPBD Cilacap Kirim 200 Ribu Masker ke Sekolah

  • Bagikan
BPBD Cilacap mendistribusikan bantuan sarana prokes dari BNPB ke seluruh sekolah guna mencegah kluster sekolah. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – BPBD Cilacap kirimkan masker ke seluruh sekolah di Kabupaten Cilacap. Selain itu juga ada sabun batang, sabun cair dan handsanityzer untuk membiasakan siswa cuci tangan.

Pengiriman bantuan ini secara bertahap dengan menyesuaikan jadwal pelajaran para siswa. Pengiriman melibatkan petugas di 4 UPT BPBD.

Kepala Pelaksana BPBBD Kabupaten Cilacap, Wjionardi mengatakan, bantuan ini berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB).

“Ini bantuan dari BNPB,” ujarnya, Jumat (15/10/2021).

Dia mengatakan, bantuan tersebut untuk mendukung Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di tiap sekolah. Hal ini sesuai intruksi Gubernur Jawa Tengah. Selain itu juga ada penegaskan serupa melalui instruksi Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap.

Pertimbangannya karena saat ini siswa sudah mengikuti PTM terbatas. Dengan sarana protokol kesehatan itu akan menghindari munculnya kluster sekolah.

“Sekarang anak-anak kita kan sudah mulai PTM terbatas. Hingga harus ada upaya agar tidak muncul kluster sekolah,” kata Wijonardi.

Karena itulah, siswa dan guru menjadi sasaran penerima bantuan. Mulai dari siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai dengan perguruan tinggi. Termasuk 2 perguruan tinggi di yang ada di wilayah barat Cilacap. BPBD Cilacap memastikan seluruh bantuan ini terdisribusikan ke seluruh sekolah sasaran.

Dia menegaskan, bantuan ini bukan untuk menambah stok sarana prokes di sekolah ataupun tempat lain. Namun harus benar-benar tersalurkan langsung kepada guru dan siswa di sekolah.

“Saya instruksikan bantuan ini harus dipakai siswa dan guru. Bukan untuk menambah stok,” kata dia.

Dia merinci, jumlah bantuan berupa masker mencapai 200 ribu dan berasal dari BNPB. Seluruh masker ini sudah terbagi ke seluruh sekolah. Sebelumnya BNPB sudah mengirimkan bantuan serupa ke Cilacap.

“Ada 200 ribu masker dan saranan prokes lain. Seluruh kabupaten dapat bantuan dari BNPB,” tegasnya. (*)

  • Bagikan