JAKARTA – Nama Siti yang selama ini dianggap populer di Indonesia ternyata tak lagi menduduki puncak daftar nama perempuan terbanyak. Berdasarkan data perekaman e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri, nama Nurhayati justru berada di posisi teratas, dengan jumlah pemilik mencapai 254.922 orang.
Indonesia memang sangat beragam, berkat jumlah suku yang mencapai 1.300 dan tersebar di pelosok negeri. Dari jumlah suku saja, sudah terlihat perbedaan bahasa dan potensi perbedaan nama tiap pendudukanya.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, mempublikasikan daftar nama perempuan paling banyak digunakan di Indonesia melalui akun Instagram pribadinya, @bimaaryasugiarto. Data ini memperlihatkan kembali keberagaman Indonesia.
Dalam daftar tersebut, nama-nama bernuansa Jawa atau khas suku lokal lebih dominan dari pada nama-nama lainnya seperti Siti.
Hasilnya, Nurhayati menduduki ranking pertama dengan pemilik nama ini mencapai 254.922 perempuan di Indonesia. Nama Siti justru berada di posisi ke tujuh. Tepatnya nama Siti Aminah dengan 121.588 nama yang masuk dalam entry data Kemendagri.
Berikut 10 Nama Perempuan Terbanyak di Indonesia:
- Nurhayati (254.922)
- Sulastri (192.979)
- Sumiati (172.759)
- Sri Wahyuni (163.189)
- Sumarni (158.882)
- Sunarti (135.891)
- Siti Aminah (121.588)
- Ernawati (118.045)
- Aminah (117.490)
- Kartini (114.879)
Bima memprediksi bahwa tren nama-nama populer akan berubah dalam dua hingga tiga dekade mendatang. Demikian juga dengan jumlah kata di tiap nama. Karena nama perempuan di entri data e-KTP, biasanya hanya ada 2 kata saja. Sementara di data nama bayi, cenderung lebih banyak dan rata-rata ada 3 kata.
“Mungkin 20-30 tahun lagi, nama-nama seperti Allea Shanum Almahyra, Alifa Zea Amanda, atau Kenzie Alvaro Devanka akan mendominasi daftar,” tulis Bima di unggahannya. (*)






