News  

Bupati Larang Takbir Keliling

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji larang adanya kegiatan takbir keliling pada malam Idul Fitri. Dia meminta warga menahan diri karena masih dalam suasana pandemi. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji larang adanya kegiatan takbir keliling saat malam Idul Fitri. Larangan ini karena pembatasan kegiatan masyarakat selama masa pandemi. Selain itu, kerumunan ini untuk menghindari penyebaran Covid19 di Kabupaten Cilacap.

Agenda takbir keliling sudah menjadi kebiasaan warga saat malam Idul Fitri. Mereka kerap menggunakan kendaraan terbuka dengan membawa alat pengeras suara. Tidak jarang warga membawa alat musik tradisional untuk menyemarakan arak-arakan.

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji larang kegiatan takbir keliling tersebut.

“Takbir keliling tidak ada. Saya sangat tidak setuju itu,” kata Bupati.

Menurutnya, pemerintah sekarang masih fokus pada pencegahan penyebaran Covid19. Mulai dari percepatan vaksinasi di berbagai lokasi. Termasuk menggelar vaksinasi pada malam hari bagi warga di seluruh Cilacap.

Di samping itu, pemerintah juga tengah mewaspadai pemudik yang akan masuk Cilacap. Karena akan ada 85 juta orang yang akan bergerak menuju kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri.

“Kita lagi memikirkan pemudik dan sholat Ied. Takbir keliling tahun ini tidak ada. Jangan dulu lah,” kata dia.

Namun demikian, dia memperkirakan takbir keliling sudah bisa kembali dilakukan warga tahun depan. Ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang menargetkan mengubah pandemi menjadi endemi pada September 2022.

“Sekarang tidak ada takbir keliling. Mungkin tahun depan bisa,” kata dia.

Dia juga mewajibkan seluruh pemudik yang akan masuk ke Cilacap harus sudah mendapatkan vaksin booster. Tanpa syarat ini, pemudik tidak bisa masuk Cilacap atau pulang kampung.

“Mudik wajib booster,” tegasnya. (*)