News  

Bupati Target Huntara Cibeunying Selesai Sebelum Ramadan

Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman mendampingi Deputi Logistik dan Peralatan BNPB, Dra Andi Eviana di huntara bagi korban longsor Desa Cibeunying. Target pembangunan 56 huntara harus selesai sebelum ramadan. (doc/kominfo cilacap)

CILACAP – Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman membuat target agar hunian sementara (huntara) bagi korban longsor Desa Cibeunying, harus selesai sebelum bulan puasa tiba. Artinya, awal Februari 2026, huntara sebanyak 56 sudah selesai semua.

Longsor menerjang Desa Cibeunying pada November 2025. Bencana ini mengakibatkan 23 orang meninggal dunia dan 17 rumah rata dengan tanah. Pasca kejadian, pemerintah memutuskan untuk merelokasi warga setempat. Total ada 56 keluarg yang harus relokasi karena tinggal di zona merah.

Saat ini, 17 keluarga sudah mulai menempati huntara tersebut. Hingga sisanya masih ada 39 keluarga yang tinggal di rumah kerabat atau menyewa rumah.

Bupati Cilacap, Syamsul mematok target 39 huntara untuk korban longsor Cibeunying ini harus rampung sebelum Ramadan. Ini sesuai arahan dari BNPB yang mematok target serupa.

“Yang 39 unit itu selesai sebelum Ramadan. Setelah seluruh huntara dihuni, kami lanjutkan proses pengajuan hunian tetap (huntap),” ujarnya.

Ia menjelaskan, rencana dan desain pembangunan huntap telah disiapkan sejak awal. Ukuran huntap lebih besar dari huntara yang ada sekarang. Huntap ini merupakan pengembangan huntara dengan pengembangan secara bertahap.

“Perencanaannya sudah kami susun dari sekarang untuk huntap. Jadi nanti tinggal ditambahkan saja,” katanya.

Deputi Deputi Logistik dan Peralatan BNPB, Dra Andi Eviana MSi menyebut 17 keluarga sudah pindah ke huntara. Lalu ada 18 huntara yang dalam proses pengerjaan dan harus rampung pada 30 Januari 2026.

“Sekarang on progres,” tegasnya. (*)