News  

Cilacap Bebas Covid19

Petugas salah satu rumah sakit memantau ruang isolasi kosong dari pasien. Cilacap pada Mei 2022 sudah bebas dari kasus positif aktif Covid19. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Kabupaten Cilacap sudah bebas dari kasus aktif positif Covid19. Kondisi ini sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Tepatnya bersamaan dengan libur lebaran 2022. Kondisi ini menjadi yang pertama sejak 2020 lalu saat Covid19 mulai menebar teror di Kabupaten Cilacap.

Pada akhir Maret 2020, Pemerintah Kabupaten Cilacap mulai memberlakukan pembatasan sejumlah kegiatan masyarakat. Terutama kegiatan yang bersifat pengumpulang masa. Langkah pertama adalah dengan menghentikan Car Free Day di alun-alun Cilacap dan Kecamatan Majenang.

Kedua adalah membatasi aktifitas masyarakat pada malam hari layaknya jam malam. Seluruh kegiatan ekonomi harus berhenti sejak pukul 21.00. Kecuali kegiatan layanan emergensi seperti rumah sakit, pemadam dan sejenisnya.

Puncak kasus Covid19 di Kabupaten Cilacap terjadi pada 2021 saat varian Delta menyebar di sana. Kasus secara perlahan menurun meski tetap ada warga yang terjangkit dan masuk kategori positif.

Dan sejak merebaknya Omicron, kasus positif aktif di Kabupaten Cilacap secara rata-rata terus mengalami penurunan. Hingga pada Mei 2020, tanda-tanda Cilacap sudah bebas dari Covid19 mulai terlihat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griyana Dewi mengatakan, saat ini tidak ada warga Cilacap yang terjangkit Covid19. Demikian juga dengan tidak adanya kasus baru di sana.

“Kasus positif aktif untuk Covid19 di Kabupaten Cilacap, dalam beberapa hari ini nol,” ujar Pramesti.

Dia mengatakan, keberhasilan menekan angka kasus positif aktif di Kabupaten Cilacap menjadi keberhasilan semua pihak. Tidak terkecuali masyarakat yang tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan dalam berbagai kesempatan.

“Yang pertama, saya sampaikan terima kasih kepada masyarakat Cilacap yang sudah banyak membantu laksanakan prokes,” katanya.

Namun demikian, dia meminta warga agar tetap waspada dan terus menerapkan prokes meski Cilacap sudah mulai bebas dari Covid19. Menurutnya, masa pandemi Covid19 di Kabupaten Cilacap belum sepenuhya berakhir.

“Tetap harus waspada karena belum selesai sepenuhnya,” tegas Pramesti. (*)