News  

Cilacap Optimis Lampaui Target Vaksinasi

Cilacap optimis mampu melampaui target vaksinasi dan bisa diatas 70 persen pada akhir tahun 2021. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap optimis mampu lampaui target vaksinasi pada akhir tahun 2021. Sampai dengan 13 Desember 2021, prosentase warga tervaksin sudah mencapai 68,74 persen untuk dosis 1. Sementara target akhir tahun harus mencapai 70 persen.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Farid Rijanto mengatakan dinas sangat optimis dengan target di akhir tahun nanti dan akan terlampaui.

“Insya alloh kami bisa kita lampaui. Kita merambat terus, vaksinasi kita genjot,” ujarnya, Senin (134/12/2021).

Keyakinan ini karena adanya dukungan dari berbagai pihaj. Mulai dari dinas lain yang ada di Pemerintah Kabupaten Cilacap, hingga instansi vertikal seperti Kodim dan Polres Cilacap.

Bahkan, katanya Polres Cilacap membentuk tim khusus untuk mendukung program pencapaian vaksinasi di Kabupaten Cilacap. Ada 5 tim dan memantau di 5 wilayah berbeda.

“Polres bentuk tim khusus yang diketuai oleh Kasat. Jadi 5 kasat memantau 5 wilayah,” kata dia.

Unsur di wilayah juga membuat kebijakan yang memberikan dukungan percepatan vaksinasi. Seperti Gugus Tugas di sejumlah kecamatan yang melakukan vaksinasi door to door. Selain itu, petugas juga melakukan sweeping atau menjemput warga agar datang ke lokasi vaksinasi di sejumlah desa.

Hal ini membuat Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap sangat optimis mampu lampaui target vaksinasi.

“Apapun itu namanya. Biar kita dapat 70 persn di akhir tahun

Selain itu, wilayah gemuk atau padat penduduk juga sudah mendekati target capaian warga yang ikut vaksinasi.
Daerah gemuk dengan jumlah penduduk tertinggi di Kabupaten Cilacap adalah Kecamatan Majenang dan Kesugihan. Jumlah sasaran vaksinasi di sana mencapai 6 digit atau ratusan ribu orang.

Target di Kecamatan Majenang adalah 113.359. Sementara di Kecamatan Kesugihan mencapai 105.266. Total target di Kabupaten Cilacap mencapai 1.546.719 orang.

“Rata-rata (2 kecamatan tersebut) sudah diatas 60 persen,” tegasnya. (*)