Dapat Bantuan Rp 2,9 M. Ini Riancian Tiap Partai

  • Bagikan
Ketua DPC PDIP Cilacap, Taufik Nurhidayat menanda tangani berkas penyerahan Dana Bantuan Parpol, Kamis (29/7/2021). 9 Parpol di Cilacap mendapatkan bantuan dengan nilai berbeda sesuai dengan perolehan suara pada Pemilu 2019 lalu. (narisakti/bercahayanews.com)

CILACAP – Bantuan Dana Operasional Partai Politik, diserahkan secara langsung oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji. Dia menyerahkan bantuan ini kepada seluruh unsur pimpinan partai yang mendapatkan kursi di DPRD. Masing-masing diberikan untuk PDIP, Golkar, Demokrat, PAN, PPP, PKB, PKS, Gerindra dan Nasdem.

Tiap partai mendapatkan nilai bantuan berbeda. Hal ini sesuai dengan perolehan suara pada Pemilihan Umum terakhir yang digelar pada 2019 lalu. PDIP menjadi partai pemenang pemilu di Cilacap.

Selain itu, partai ini juga mendapatkan pagu anggaran paling besar yang berasal dari APBD Devinitif 2021. Disusul kemudian dengan Golkar, PKB, Gerindra, PPP, PAN, Demokrat, PKS dan Nasdem.

PDIP mendapatkan perolehan suara yang mencapai 196.462. Jika dikalikan dengan Rp 3000 persuara sah, maka PDIP berhak mendapatkan bantuan senilai Rp 589.386.000. Sementara Golkar dengan 170.912 suara menerima Rp 512.736. Jumlah bantuan bagi PKB, Gerindra, PPP, PAN, Demokrat, PKS dan Nasdem dipastikan lebih kecil lagi.

Untuk PKB dengan 135.668 suara mendapatkan Rp 407.004.000. Sementara Gerindra dengan 131.366 suara berhak atas bantuan senilai Rp 394.098.000. Menyusul kemudian PPP yang mendapatkan Rp 241.278.000 karena mampu meraih 80.426 suara. PAN berhak atas Rp 227.136.000 dengan 75.712 suara.

Demokrat dengan 59.934 suara berhak atas Rp 179.802.000. PKS yang meraih 63.618 suara diberi Rp 190.854.000. Terakhir, Nasdem dengan 58.830 diberi Rp 176.490.000.

Dengan demikian, bantuan untuk 9 parpol di Cilacap mencapai Rp 2.918.784.000.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Cilacap, Sadmoko Danardhono mengatakan, nilai bantuan tiap partai berdasarkan perolehan suara pada Pemilu 2019. Tiap suara sah memperoleh Rp 3000. Angka ini sama dengan bantuan serupa pada tahun sebelumnya.

“Nilainya tetap sama,” ujar dia.

Khusus untuk PAN, kata Sadmoko belum bisa mencairkan bantuan ini. Penyebabnya karena masih harus melengkapi sejumlah berkas untuk dilampirkan. Pihaknya baru akan mencairkan setelah pengurus melengkapi seluruh berkas persyaratan.

“Nanti akan menyusul setelah pengurus melengkapi berkas persyaratan,” tegasnya. (*)

  • Bagikan