News  

Dapur Ludes Terbakar Saat Pemilik Pergi Mengaji

Petugas Pos Pemadam Kebakaran Majenang, Cilacap melakukan pendingin di dapur milik Asmungi, Rabu (22/12/2021). Dapur rumah ini ludes terbakar saat pemiliknya pergi mengaji. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Dapur rumah milik Asmungi (68), warga RT 04 RW 08 Desa Cilopadang Kecamatan Majenang, Cilacap ludes terbakar saat dia tengah pergi mengaji, Rabu (22/12/2021) malam. Korban hanya bisa melihat petugas dari Pos Pemadam Kebakaran Majenang berupaya menjinakan api dengan menyemprotkan air.

Semula, Asmungi pergi mengaji bersama anaknya untuk ikut mengaji dan meninggalkan istrinya, Turiah sendirian di rumah. Sekitar pukul 21.30, Turiah mendengar suara seperti kayu patah dari arah belakang. Menyusul kemudian suara genting berjatuhan.

Dia lalu bergegas menuju sumber suara. Dan saat membuka pintu dapur, api sudah berkobar dan membakar seluruh tempatnya memasak menu sehari-hari. Sontak Turiah berlari ke luar rumah dan meminta pertolongan warga dan tetangga terdekat.

Mendengar teriakan ini, warga berdatangan dan langsung melakukan upaya pemadaman. Salah satu warga menghubungi perangkat desa dan diteruskan ke Pos Pemadam Kebakaran Majenang.

Pemadaman dengan alat seadanya membuat warga terpaksa meruntuhkan atap dapur untuk menghindari kobaran bertambah besar.

“Atap terpaksa diruntuhkan biar api tidak merembet,” ujar Ari, salah satu tetangga korban.

Petugas Pos Pemadam Kebakarkan Majenang langsung melakukan penyemprotan. Saat mereka tiba di lokasi, api sudah mulai padam. Petugas melanjutkan dengan pendinginan guna memastikan tidak ada sumber api lagi.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cilacap, Supriyadi mengatakan, api kemungkinan besar berasal dari tungku masih menyala usai pemilik rumah memasak.

“Api dari tungku atau pawon,” kata dia.

Dia memastikan tidak ada korban jiwa atas kejadian ini. Namun korban mengalami kerugian sekitar Rp 6 juta karena atap dapur ambruk. Demikian juga dengan peralatan dapur yang ludes terbakar akibat kobaran api. (*)