Demam Berdarah Mulai Serang Warga

  • Bagikan
Demam berdarah mulai menyerang warga Cilacap. Ada satu keluarga terkena secara bergantian. (ilustrasi/doc)

CILACAP – Demam berdarah (DB) mulai serang warga di Kabupaten Cilacap. Salah satu wilayah yang terkena serangan nyamuk aedes aegipty ini adalah Desa Padangsari Kecamatan Majenang. DB mengakibatkan 3 orang harus mendapatkan perawatan medis.

Serangan DB ini terjadi di satu keluarga. Secara bergantian, 3 orang anggota keluarga harus mendapatkan perawatan medis.

“Satu keluarga kena demam berdarah dan gantian,” ujar Farikh, salah satu warga Desa Padangsari, Selasa (26/10/2021).

Kepala Puskesmas Majenang 1, Sri Wahyuni membenarkan kabar tersebut. Pihaknya sudah melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) ke desa tersebut.

“Ada dan sudah kita tindak lanjuti. Kemarin teman-teman sudah ke sana untuk PE,” katanya.

Menurutnya, kasus DB ini muncul karena pengaruh cuaca tidak menentu. Kadang cuaca sangat terik dan di waktu lain turun hujan ringan sampai sedang.

Hal ini mengakibatkan nyamuk berkembang pesat terutama di wilayah yang banyak genangan air. Cuaca seperti ini juga membuat daya tahan tubuh sering mengalami gangguan dan mudah menimbulkan penyakit.

“Pengaruhnya karena cuaca tidak menentu,” kata dia.

Sri menambahkan, sepanjang Oktober 2021 ini pihaknya baru ada kasus di Desa Padangsari. Sementara di desa lainnya belum ada laporan. Demikian juga selama musim pancaroba ini.

“Baru di Oktober ini dan kasusnya hanya di Desa Padangsari,” katanya.

Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan sosialisasi tentang terkait DB. Jika kondisinya memungkinkan akan langsung mengerahkan warga untuk membersihkan lingkungan. Sasarannya adalah mengajak warga untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara massal.

“Kita akan lakukan sosialisasi dan PSN,” tegasnya. (*)

  • Bagikan