News  

Dewan Minta Pilkades Harus Aman

Dewan minta pilkades serentak di Cilacap pada Maret 2022 harus berjalan aman dari awal hingga akhir. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Kalangan dewan Kabupaten Cilacap minta agar pelaksanaan pilkades serentak pada Maret 2021 harus berjalan aman. Kondisi aman ini harus terwujud sejak sebelum sampai dengan usai pilkades.

Komisi A DPRD Kabupaten Cilacap menilai, ada potensi konflik saat pilkades serentak dan harus ada antisipasi. Termasuk membuat persiapan yang matang dengan melibatkan semua pihak.

Ketua Komisi A, Mitra Patriasmoro mengatakan, langkah mengurangi potensi konflik adalah membuat semua pihak sepakat atas regulasi dan aturan ketertiban umum.

“Semua pihak harus 1 suara agar kondusif,” ujarnya, usai memimpin Peninjauan Kerja di Desa Jenang Kecamatan Majenang, Kamis (9/12/2021).

Dia mengatakan, kondusifitas ini hanya bisa tercipta jika semua pihak bekerja sama. Terutama bagi panitia pilkades yang harus selalu berkoordinasi dengan Forkompincam.

Sementara peran Satpol PP juga tidak kalah penting dengan terus memantau perkembangan di semua desa.

Sementara di tingkat kecamatan, dia melihat Kasie Trantib harus aktif dan proaktif, mendeteksi masalah dan mempersiapkan langkah antisipatif.

“Peran Kasie Trantib harus turun ke desa-desa yang akan pilkades. Harapan kami tentu ini bisa berjalan baik, lancar sebelum dan sesudah pelaksanaan pilkades,” katanya.

Anggota Komisi A, Niken Yunita menambahkan, pilkades memang sering menimbulkan friksi di masyarakat. Dia berharap agar semua pihak bisa menahan diri dan tetap memegang aturan yang ada.

Dia sekali lagi menegaskan kalau dewan minta agar pelaksanaan pilkades harus berjalan lancar dan aman.

“Kita semua harus pahami dan ikuti aturan main,” kata dia.

Ketua Panitia Pilkades Jenang, Eko Legiono menjamin kalau unsur panitia dalam posisi netral dan tidak memihak salah satu calon. Panitia akan lebih fokus pada tugas utama yakni menggelar pilkades pada Maret 2022.

“Panitia pasti netral,” tegasnya. (*)