Dinas Kesehatan Evaluasi Serbuan Vaksin

  • Bagikan
Bupati bersama Wakapolres Cilacap tengah meninjau serbuan vaksin. Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap akan mengevaluasi serbuan vaksin untuk melihat tingkat keberhasilannya. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap akan melakukan evaluasi serbuan vaksin. Tujuannya untuk melihat sejauh mana cakupan dan keberhasilan program tersebut yang digelar selama sepekan.

Program ini setelah adanya kiriman kuota vaksin dari pemerintah pusat. Total ada 200 ribu lebih vaksin yang datang pada pekan pertama Oktober 2021. Dan seluruh vaksin tersebut harus habis dalam sepekan.

Tambahan kuota vaksin sebanyak 200 ribu lebih ini berkat permintaan dari Pemerintah Kabupaten Cilacap. Para petinggi di kabupaten itu datang dan menemui langsung pejabat teras di Kementerian Kesehatan RI.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griyana Dewi mengatakan, akan segera melakukan evaluasi serbuan vaksin tersebut. Dinas akan melihat data dan angka dari tiap puskesmas, rumah sakit atau klinik yang menggelar vaksinasi.

“Nanti akan kita evaluasi. Coba ini berhasil berapa,” ujarnya.

Menurutnya, menghabiskan 200 ribu vaksin dalam sepekan bukan perkara mudah. Masalah yang muncul salah satunya adalah kekuatan dan jumlah tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Cilacap.

Dengan jumlah nakes yang ada, mereka masih mampu menghabiskan vaksin sebanyak 175 ribu lebih. Hingga untuk menghabiskan kuota 200 ribu lebih, tentu membutuhkan tenaga dan upaya ekstra keras.

“Berat karena harus habiskan 200 (ribu dosis) itu,” kata dia.

Namun dia berharap program ini tidak mengalami masalah dan kendala berarti. Karena keberhasilan serbuan 200 ribu dosis vaksin akan mempercepat pencapaian target 90 persen cakupan vaksinasi di Kabupaten Cilacap.

“Target kita kan 90 persen di akhir tahun. Tapi kalau bisa 100 persen, kenapa tidak,” tegasnya. (*)

  • Bagikan