Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap Lakukan Penelitan Gamelan Batu di Desa Salebu

Tim dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap, lakukan penelitian atas temuan gamelan batu di Desa Salebu Kecamatan Majenang, Selasa (6/1/2026). Tim menilia, gamelan batu ini bisa menjadi ikon untuk mendukung pengembangan wisata di Desa Salebu. (istimewa)

CILACAP – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap melakukan penelitian terhadap gamelan batu di Desa Salebu Kecamatan Majenang, Selasa (6/1/2026). Tim dari dinas melihat langsung temuan batu unik yang dapat menghasilkan bunyi musik di Desa Salebu.

Tim dari Bidang Kebudayaan tersebut memeriksa gamelan batu yang kini tersimpan di kantor desa. Mereka juga turun ke lokasi penemuan batu yang sebagian besar berada di aliran sungai.

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Ahmad Fathoni, mengatakan penelitian ini menjadi langkah awal untuk menilai potensi budaya di Desa Salebu.

“Hari ini kita lakukan survei kajian pertama untuk temuan batu unik di Desa Salebu,” kata Ahmad Fathoni.

Menurutnya, batu yang dapat dimainkan sebagai alat musik menjadi keunikan yang memiliki nilai lebih.

“Di sana ada keunikan yaitu penemuan batu unik yang bisa dibuat musik. Ini nantinya bisa menjadi khas Desa Salebu,” ujarnya.

Dia menambahkan, hasil penelitian awal gamelan batu di Desa Salebu ini bisa menjadi pintu lain. Salah satunya pembentukan kelompok musik yang memainkan gamelan batu dan hanya ada di Desa Salebu dan Kabupaten Cilacap.

“Ke depannya nanti ada kelompok musik gamelan batu. Dan ini hanya ada di Desa Salebu,” katanya.

Selain itu, dinas juga memasukkan rencana kajian akademik lanjutan. Termasuk kemungkinan mereplika gamelan batu untuk kepentingan edukasi dan pelestarian.

“Nanti akan kami kaji secara akademik. Termasuk bagaimana mereplika gamelan batu ini agar bisa digunakan untuk tujuan edukasi,” ujarnya.

Ia menegaskan, dalam jangka panjang kajian gamelan batu akan membantu mengungkap potensi Desa Salebu sebagai desa wisata. Yakni dengan keberadaan kesenian khas dari gamelan batu.

Kepala Desa Salebu, Agus Fauzi mengaku optimis keberadaan gamelan batu ini bisa menjadi daya tariwk wisata. Hal ini kemudian membawa multi efek bagi warga dengan berkembangnya UMKM sampai home stay.

“Dengan jadi ikon, orang akan tertarik untuk datang ke Salebu,” katanya. (*)