Dishub Pantau Penyeberangan Antar Provinsi

  • Bagikan
Petugas Dishub Cilacap pantau penyeberangan tradisional lntas Jateng Jabar. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Penyebarangan menggunakan perahu tradisional yang banyak tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Cilacap, tak luput dari pantauan petugas. Mereka dipastikan menyisir lokasi penyebarangan antar kabupaten antar provinsi, yang sangat mungkin dijadikan jalur mudik.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cilacap, Tulus Wibowo mengatakan, penyebarangan dipakai warga untuk melintasi Sungai Citanduy. Sungai ini menjadi pemisah antara Jawa Tengah dan Jawa Barat.

“Seperti yang ada di belakang Pasar Patimuan. Tadi sudah kita lihat bersama petugas gabungan,’ ujarnya Minggu (9/5/2021).

Tulus mengatakan, pihaknya mengantisipasi masuknya pemudik bersamaan dengan para pedagang atau warga Jawa Barat. Ini karena pasar tersebut kerap didatangi warga Jawa Barat untuk membeli berbagai kebutuhan pokok.

Antisipasi ini bertepatan dengan hari pasaran yang jatuh pada Rabu (12/5/2021). Pada hari pasaran ini, dipastikan pedagang dari Jawa Barat akan datang ke sana. Demikian juga dengan pembeli dari Jawa Barat yang ingin berburu berbagai kebutuhan menjelang lebaran. Dikhawatirkan, pemudik akan memanfaatkan momen tersebut untuk masuk ke Cilacap.

“Ya, ini kita antisipasi bersama petugas gabungan,” kata dia.

Demikian juga dengan penyebarangan serupa di kecamatan lain. Petugas gabungan akan memantau tempat-tempat ini dengan memaksimalkan jajaran Forum Komunikasi Piminan Kecamatan (Forkompicam). Langkah tersebut sesuai dengan instruksi Bupati Cilacap.

“Di jalan kabupaten maka dipantau satgas kabupaten. Yang jalan desa atau antar kecamatan oleh forkompincam. Pak Bupati sudah memerintahkan Camat. Demikian juga Pak Kapolres sudah menginstruksikan jajaran polsek,” terangnya.

Berdasarkan pemantauan petugas didapati, tempat seperti ini lebih banyak dilalui warga dan pelintas lokal. Pihaknya belum mendapati ada pemudik yang menggunakan jalur tersebut untuk masuk ke Cilacap.

“Rata-rata orang lokal karena banyak warga Pangandaran belanja di Patimuan. Demikian juga sebaliknya,” tandasnya.

Kepala UPT Terminal Dishub Cilacap, Masikhin Jaffar menambahkan, pihaknya memastikan warga Jawa Barat yang menyebarang ke Jawa Tengah harus menerapkan protokol kesehatan. Bagi yang tidak membawa masker, dipastikan akan disuruh putar balik.

‘Yang tidak pakai masker masuk jateng suruh pakai masker, yang tidak bawa suruh balik,” katanya. (*)

  • Bagikan