Enggan Lihat Nomor 16 Karena Tidak Ingin Ada Nama Yoto Eki

  • Bagikan
Foto kenangan Sertu Yoto Eki Setiawan.

CILACAP – Keluarga Sertu Yoto Eki Setiawan, masih memendam harapan agar anak kebanggaan mereka masih bisa ditemukan dan kembali ke keluarga. Keinginan besar ini membuat mereka selalu enggan melihat angka 16 tiap kali ada tayangan berisi daftar nama seluruh awak KRI Nanggala 402.

“Pengin-nya ga ada nomor 16. Karena di nomor itu ada nama Eki (Sertu Yoto Eki Setiawan),” ujar Lastri, salah satu kerabat.

Baginya, semula dirinya kurang memperhatikan saat pertama kali Eki bersama seluruh awak KRI Nanggala 402 dikabarkan tenggelam. Dia juga tidak terlalu paham saat beberapa tetangga memasang foto Eki dilengkapi caption “orang Cipari ikut di KRI Nanggala 402”. Baru setelah ada foto Eki bersama adiknya, Lastri baru paham duduk perkaranya.

“Langsung kaget karena dia foto bareng adiknya,” katanya.

Dia sangat berharap agar Eki bisa ditemukan dalam kondisi selamat agar bisa menjaga 2 adik perempuan, nenek dan ibunya di Desa Segaralangu Kecamatan Cipari, Cilacap. Selama ini Eki menjadi sandaran keluarga ini.

“Keluarga selalu berharap yang terbaik buat Eki,” katanya.

Harapan serupa juga dikatakan oleh Rustini. Dia mengaku tak pernah sekalipun mulutnya berhenti mengucapkan doa dan harapan untuk keselamatan Eki. Demikian juga usai menunaikan sholat 5 waktu maupun sholat sunnah lainnya.

“Habis sholat selalu berdoa. Tiap waktu berdoa,” kata kaka dari ibunda Eki tersebut.

Dia mengingat Eki sebagai anak baik dalam keluarga karena sering membantu tiap kali ada kerabat yang mengalami kesulitan. Termasuk saat adiknya dinyatakan terjangkit virus Covid19 beberapa waktu lalu. Eki berulang kali memperlihatkan rasa sayang luar biasa dengan caranya sendiri.

“Dia selalu kasih bantuan kalau ada keluarga yang kesulitan. Anaknya juga tidak neko-neko,” katanya.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Cilacap Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagyo, SSos mengatakan, pihaknya berupaya mempersiapkan mental keluarga para awak KRI Nanggala 402. Termasuk memberikan dukungan agar nantinya keluarga benar-benar siap dan ikhlas jika nantinya ada kejadian yang tidak diinginkan.

“Seperti tenggelamnya KRI Nanggala. (Keluarga) agar mengikhlaskan. Para awak gugur sebagai kusuma bangsa,” kata dia.

Dia menambahkan, ada 4 keluarga awak KRI Nanggala yang ada di wilayah kerja Lanal Cilacap yakni Cilacap, Gombong, Kebumen dan Purworejo. Kehadirannya bersama istri, sejumlah staf Lanal Cilacap, juga memberikan tali asih kepada keluarga awak tersebut. Tak lupa dirinya juga berpesan agar keluarga siap menghadapi segala kemungkinan terberat.

“Agar keluarga tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan terberat,” tandasnya. (*)

  • Bagikan