News  

Genderang Perang Pilkades Dimulai

Masa kampanye pilkades serentak sudah dimulai, Selasa (22/3/2022). Hari pertama kampanye mulai dengan visi misi oleh semua calon dan digelar serentak di 44 desa. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Genderang perang dalam pilkades serentak di Kabupaten Cilacap, sudah dimulai bertepatan dengan masa kampanye. Hari pertama kampanye bersamaan dengan penyampaian visi misi calon kades secara serempak di 44 desa yang menggelar pilkades, Selasa (22/3/2022).

Penyampaian visi misi bagi seluruh kades digelar oleh BPD sebagai wakil masyarakat. Ini sekaligus memberikan gambaran kepada warga kalau panitia sudah memilik calon yang maju dalam pemilihan.

Seperti di Desa Padangjaya Kecamatan Majenang, Cilacap. Panitia mengundang 3 calon untuk memaparkan visi misi masing-masing secara bergantian.

“Ini sekaligus menjadi tanda kampanya pilkades sudah mulai,” ujar Ketua Panitia Pilkades Padangjaya, Abdul Muhid.

Dia mengatakan, masa kampanye berlangsung selama 2 hari. Terhitung mulai Selasa (22/3/2022) sampai dengan Kamis (24/3/2022).

Setelah itu, semua gemuruh genderang perang pilkades akan berangsur turun karena memasuki masa tenang. Masa ini menjadi kesempatan panitia untuk mempersiapkan seluruh peralatan dan sumber daya pilkades. Seperti distribusi peralatan dan kelengkapan ke tiap TPS.

“Petugas TPS juga sudah ada pelatihan. Kemarin sudah kita adakan,” kata dia.

Kasi Pembinaan Kelembagaan dan Aparatur Pemerintah Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Cilacap, Dhian Budi Listianto, memastikan, pilkades serentak sudah pasti pada 2022 di 44 desa.

Tahap pertama pilkades serentak akan mulai pada 16 November 2021 berupa sosialisasi serta pembentukan panitia. Menyusul kemudian adalah pendataan jumlah pemilih hingga pemungutan suara pada 28 Maret 2022.

Pemerintah Kabupaten Cilacap akan memberikan bantuan dana senilai Rp 50 juta ke tiap desa. Sementara desa bisa menganggarkan nilai yang sama dengan menggunakan Dana Desa. (*)