News  

Gibran Klarifikasi Lapangan Kerja Terkait Konten Viral

(TurnBackHoax) menelusuri informasi dari konten viral di media sosial yang memuat klaim “media massa memelintir klarifikasi Gibran tentang lapangan kerja”.(doc/instagram)

JAKARTA – Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri informasi dari konten viral di media sosial yang memuat klaim “media massa memelintir klarifikasi Gibran tentang lapangan kerja”. TurnBackHoax menemukan bahwa isi klaim tersebut memuat pernyataan, “Gibran menuduh media massa memelintir janji 19 juta lapangan kerja”.

Melalui portal resminya, tim pemeriksa fakta Mafindo menyebut akun X “alisyarief” sebagai pihak pertama yang mengunggah klaim “gibran klarifikasi lapangan kerja” pada Rabu, 30 Juli 2025.

Unggahan itu menampilkan judul “Wapres Gibran Klarifikasi Janji Soal 19 Juta Lapangan Kerja”. Teks di dalamnya menyatakan, “Benar Membuka 1 Lapangan Kerja Berpenghasilan 19 Juta”.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka langsung memberikan klarifikasi untuk meluruskan pemberitaan yang ramai dibicarakan. Ia menegaskan tidak pernah menjanjikan 19 juta lapangan kerja, melainkan satu lapangan kerja berpenghasilan 19 juta, serta menuding media sengaja memelintir ucapannya.

Fakta dan Temuan Pemeriksa

Mafindo mencatat, hingga Sabtu (9/8/2025), warganet memberi hampir 1.000 tanda suka pada unggahan klaim “gibran klarifikasi”. Warganet juga membalas unggahan itu sekitar 300 kali dan membagikannya ulang sebanyak 384 kali. Tim kemudian menelusuri kata kunci “wapres gibran klarifikasi lapangan kerja” di Google. Hasil penelusuran tidak menemukan sumber valid atau media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

Pemeriksa fakta Mafindo menemukan kejanggalan pada tanggal “Senin (22/4)” yang tercantum dalam klaim “gibran klarifikasi”. Tanggal itu merujuk pada tahun 2024, padahal Gibran baru resmi menjabat Wapres pada Oktober 2024, sehingga ia mustahil membuat pernyataan resmi sebelumnya. Fakta ini menguatkan bahwa unggahan tersebut merupakan berita palsu.

Pemeriksa TurnBackHoax juga mengidentifikasi kejanggalan pada foto dalam unggahan “gibran klarifikasi”. Wajah Gibran terlihat terlalu halus dan simetris tanpa detail kulit alami, sementara rambut, telinga, dan jari tangan tampak kaku serta tidak natural.

TurnBackHoax menguji foto pada unggahan “gibran klarifikasi lapangan kerja” menggunakan alat AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan 99,9 persen bahwa gambar tersebut adalah rekayasa AI. Berdasarkan temuan ini, Mapindo menegaskan bahwa media massa telah memelintir klaim “gibran klarifikasi lapangan kerja” hingga menjadi konten palsu (fabricated content). (*)