Harga Gabah Merangkak Naik

  • Bagikan
Kepala Dinas Pertanian Cilacap bersama pejabat terkait melakukan panen raya di Majenang, Senin (25/10/2021). Petani tengah merasakan harga gabah naik bersamaan dengan panen raya itu. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Harga gabah kering giling di tingkat petani mulai merangkak naik. Kenaikan ini sudah terjadi dalam 2 pekan terakhir. Sekarang petani melepas Rp 500 ribu sampai dengan Rp 520 ribu per kwintal.

Dengan harga gabah terbaru ini, para petani di Kabupaten Cilacap mulai bisa menikmati keuntungan. Beda ketika harga masih pada kisaran Rp 360 ribu per kwintal.

“Alhamdulillah sekarang sudah naik sampai (Rp) 500 per kwintal. Baru kemarin saya jual,” ujar Saparudin, Senin (25/10/2021).

Petani asal Desa Mulyasari Kecamatan Majenang, Cilacap ini mengakui mulai bisa merasakan keuntungan. Ini dengan menghitung biaya produksi. Seperti pengadaan benih, pupuk sampai tenaga.

“Rugi kalau harga masih (Rp) 36 sampai 400,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Supriyadi mengatakan, semua pihak patut mensyukuri peningkatan harga ini.

Dia menambahkan, kenaikan ini menjadi pertanda peningkatan ekonomi dan kegiatan masyarakat. Contohnya yakni hajatan yang mulai marak.

“Sekarang hajatan marak. Artinya, itu pertumbuhan ekonomi,” kata dia usai panen raya bersama di Kecamatan Majenang.

Menurutnya, harga gabah naik di beberapa daerah memang berbeda. Seperti di wilayah timur Kabupaten Cilacap sedikit lebih tinggi dengan wilayah barat.

“Di timur sampai 52 (520 ribu),” katanya.

Sisi lain, peningkatan harga ini menjadi tanda keberhasilan Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam menanggani Covid19. Seperti kasus positif yang terus menukik tajam dan saat ini minim penambahan kasus baru.

“Sekarang sudah landai. Pilihannya kemarin kan kita mau mati karena pandemi atau mati karena ekonomi. Nah sekarang kita sudah mulai hidup berdampingan dengan pandemi hingga ekonomi mulai naik,” tegasnya.

Sementara itu, dalam panen raya tersebut dalam rangka Hari Pangan Se-Dunia. Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Dinas Pangan dan Perkebunan, Susilan mengikuti panen raya bersama Menteri Pertanian di Kabupaten Cirebon secara virtual. (*)

  • Bagikan