News  

Harga Minyak dan Telur Masih Tinggi

Harga minyak curah dan telur masih tinggi. Harga tinggi sudah terjadi sejak menjelang Natal 2021. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Harga minyak goreng curah dan telur ayam masih saja tinggi. Meskipun awal tahun baru sudah memasuki hari ke 12. Kenaikan harga kedua komoditas ini sudah terjadi menjelang perayaan Hari Raya Natal 2021 lalu.

Beberapa hari menjelang Natal, harga telur naik menjadi Rp 32 ribu pada 24 Desember 2021 yang semula masih Rp 26 ribu per kg. Demikian juga dengan harga minyak goreng menjelang Natal naik dari Rp 18 ribu sampai Rp 20 ribu per kg.

Dan pada Rabu (12/1/2022), harga telur ayam di Pasar Majenang masih Rp 23 ribu per kg. Sementara minyak curah sekarang menjadi Rp 19 ribu. Harga ini telur jauh di atas rata-rata yang mencapai antara Rp 15 ribu sampai 16 ribu per kg. Sedangkan harga minyak curah rata-rata Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu per kg.

“Harga minyak dan telur sampai sekarang ini masih tinggi,” ujar Kepala Pasar Majenang, Paino.

Dia mengatakan, tingginya harga telur terpengaruh oleh bantuan pemerintah selama masa pandemi. Saat bantuan ini akan turun ke masyarakat, permintaan ke peternak melonjak drastis.

Sementara harga minyak curah terpengaruh oleh aktifitas warga yang masih tinggi. Sampai pekan ke dua Januari 2022, warga masih banyak yang menggelar hajatan.

“Sampai saat ini masih banyak yang hajatan. Hingga permintaan minyak goreng dan telur tetap tinggi,” katanya.

Dia lalu membandingkan saat pemerintah memberlakukan PPKM, beberapa waktu lalu. Selama PPKM ini banyak kegiatan yang harus tertunda karena berpotensi menimbulkan kerumunan. Termasuk hajatan yang didadakan warga. Sementara saat ini, aturan lebih longgar hingga membuka kesempatan warga menggelar berbagai acara.

“Sekarang lebih longgar. Mungkin karena sekarang sudah level 2,” kata dia.

Dia sudah memprediksi harga minyak curah dan telur tetap tinggi sampai awal tahun 2022. Ini dengan melihat faktor penyebab yang masih sama. Yakni adanya bantuan sembako bagi warga serta hajatan. (*)