Harga Telur Ayam Anjlok Karena Pasokan Melimpah

  • Bagikan
harga telur ayam
Peternak mengeluhkan harga telur ayam yang turun drastis. Harga jualnya Rp 19 ribu per kg. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional kembali mengalami perubahan drastis. Seperti harga telur ayam yang anjlok sejak awal pekan ketiga September 2021. Telur sekarang di jual Rp 19 ribu dari sebelumnya yang mencapai Rp 24 ribu per kg.

Salah satu pedagang telur di Kabupaten Cilacap, Firmansyah mengatakan, perubahan harga ini terpengaruh oleh melimpahnya pasokan.

“Ini sudah biasa terjadi. Harga telur aym anjlok tiap kali pasokan melimpah,” ujarnya, Kamis (16/9/2021).

Dia mengakui, saat ini pasokan telur memang sangat melimpah di pasaran. Pasokan ini berasal dari seluruh peternak ayam telur di berbagai wilayah di Cilacap. Telur ini mayoritas masuk ke pasar tradisional dan jarang yang di bawa ke luar daerah.

“Mayoritas telur ya masuk pasar Cilacap,” kata dia.

Perubahan harga ini terpantau di Pasar Majenang. Harga telur di tingkat pedagang mencapai Rp 19 ribu hingga Rp 19.500 ribu per kg.

Kepala Pasar Majenang, Paino mengakui harga telur ayam tengah anjlok. Selain itu, perubahan harga juga terjadi pada daging ayam potong dan ayam kampung. Bahkan, harga ayam potong turun drastis mencapai Rp 10 ribu per kg.

“Sekarang Rp 70 ribu. Turun dari Rp 80 ribu,” katanya.

Menurutnya, komoditas kebutuhan pokok masyarakat memang sangat fluktuatif. Seperti daging ayam dan juga telur. Demikian juga dengan sayuran. Namun untuk komoditas pabrikan, jarang sekali mengalami perubahan. Kecuali pada gula pasir dan minyak goreng curah.

“Kalau komoditas pabrikan lebih stabil. Meskipun ada peningkatan permintaan,” tegasnya. (*)

  • Bagikan