News  

Ijin Sejumlah Tower Bermasalah

Komisi B DPRD Cilacap bersama dinas terkait saat melihat salah satu tower, Rabu (17/2/2022). Komisi B menilai meminta sinkronisasi data tower dan ijin usaha di tiap dinas. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Ijin sejumlah tower di Kabupaten Cilacap, ternyata ada yang bermasalah. Terutama tower yang harus mengajukan ijin ulang. Beberapa tower ini milik provider jaringan komunasikasi telepon nirkabel.

Hal ini terungkap saat Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap bersama dinas terkait mendatangi salah satu tower yang ada di Desa Pahonjean Kecamatan Majenang, Rabu (17/2/2022). Di sana, rombongan Komisi B mendapati masalah ijin tower yang masih ada masalah.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap, Purwanto mengatakan, tower yang bermasalah karena terkait pengajuan ijin ulang.

“Ada yang seperti itu,” katanya.

Di sana rombongan komisi bersama dinas juga mendapati tidak singkronnya data dengan kondisi lapangan. Mulai dari lokasi sampai dengan jumlah dan titik. Hal ini menurutnya, harus segera dibenahi oleh dinas terkait.

“Minimal data di tiap dinas itu sinkron. Nanti baru kita periksa bareng-bareng kondisi lapangan seperti apa,” kata dia.

Dia menambahkan, ijin pada dasarnya memberikan perlindungan bagi semua pelaku usaha karena adanya legalitas. Hingga saat ada kendala atau timbul masalah, para pelaku usaha ini sudah memiliki kepastian hukum. Selain itu, masyarakat di sekitar lokasi usaha juga mendapatkan perlindungan dan kepastian karena legalitas usaha.

Selain itu, dengan maksimalnya perijinan maka pemerintah akan memiliki sumber pendapatan sah melalui retribusi. Dengan demikian akan memberi sumbangsih terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pemerintah tentu dapat PAD,” katanya.

“Perijinan ini bukan hanya untuk tower saja, tapi juga untuk semua jenis usaha,” tegasnya. (*)