Bisnis  

Inspiratif, Hendra/Ahsan Terjun ke Bisnis dan Buka Daddies Arena

Pasangan Hendra Ahsan saat Indonesia Master 2025. Pasangan legendaris ini kompak membuka Daddies Arena di daerah Tangerang. (doc/instagram)

JAKARTA – Pensiun dari dunia bulutangkis, pasangan legendaris Indonesia Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan terjun ke bisnis dengan membuka Daddies Arena. Fasilitas olah raga ini berada di daerah Serpong, Tangerang dengan menyediakan 8 court (lapangan bulutangkis).

Daddies Arena bukan semata lapangan bulutangkis. Namun sebuah komplek olah raga karena ada fasilitas fitness centre, food court dan sarana pendukung lainnnya.

Pasangan bulutangkis Hendra Ahsan, memang sudah memutuskan untuk pensiun. Keputusan ini sudah mereka ambil pada Desember 2024. Hendra Setiawan memutuskan pensiun pada 3 Desember 2024. Sepekan kemudian, Mohammad Ahsan memberikan penguman serupa di akun media sosial miliknya.

Keputusan untuk pensiun, bagi pasangan Hendra Ahsan lebih karena faktor usia. Hendra sudah genap 40 tahun. Ini artinya dia sudah 35 tahun berada di lapangan bulutangkis. Sedangkan Ahsan sudah berumur 37 tahun.

Dan ajang Indonesia Master, menjadi laga perpisahan pasangan ini. Langkah The Daddies harus terhenti di babak 16 besar setelah kalah dua set langsung dengan skor 13-21 dan 14-21 dari Junaidi Arif/Roy King Yap.

Namun, kedua pasangan ini tetap menjaga kekompakan meski sudah tidak lagi aktif di lapangan. Mereka kini membuka bisnis bersama dan memilih tidak jauh dari bulutangkis. Yakni dengan membuka Daddies Arena pada Rabu, 30 April 2025.

Akun instagram keduanya kompak memposting soft opening Daddies Arena. Acara ini menghadirkan keduanya secara langsung, serta Founder dan CEO Waroeng Steak, Jodi Broto Suseno.

Juga mantan pemain pelatnas seperti Marcus Fernaldi Gideon, Sabar Karyaman Gautama, M Reza Pahlevi Ishafani, Agrippina dan Irfan Fadillah.

Hendra Setiawan sejatinya masih berkarir di bulutangkis dengan duduk sebagai Wakil Ketua Harian PB Jaya. Klub ini menjadi tempatnya berlatih sebelum bergabung dengan Pelatnas. Sementara Mohammad Ahsan, menekuni bisnis roti. (*)