News  

Jalan Ambruk Butuh Pelebaran

Jalan ambruk penghubung antar desa di Kecamatan Majenang butuh pelebaran. Lokasi jalan ambruk ini ada di titik rawan longsor dan bergerak. (haryadi nuryadin/bercachayanews.com)

CILACAP – Jalan ambruk yang ada di Kecamatan Majenang, Cilacap butuh pelebaran. Lokasi jalan ambruk ini berada di ruas penghubung 4 desa. Tepatnya di Dusun Cirangkong Desa Bener Kecamatan Majenang. Pergerakan di sana terjadi karena berada di daerah rawan longsor karena sejumlah faktor.

Lokasi yang paling sering longsor ada di sebelah utara pertigaan Dusun Cirangkong. Di sisi timur ada dasar jurang dan aliran Sungai Cilopadang. Hingga dusun ini pernah mengalami longsor besar sekitar 10 tahun lalu.

Karena adanya sungai di bawah jalan dan dusun inilah, maka ruas di sana sering mengalami longsor. Selain itu, jalan tersebut melintasi tebing curam dan terjal. Sementara dasar jurang sangat dalam.

Camat Majenang, Iskandar Zulkarnain mengatakan, jalan ambruk ini butuh pelebaran di sisi lain dari jurang. Dengan demikian akan memperlebar bahu jalan tersebut.

“Pelebaran sampai sekitar 4 meter,” kata Iskandar, Senin (31/1/2022).

Dia menambahkan, jika ruas jalan ini tidak ada perbaikan menyeluruh, maka akan selalu ambruk karena berada di lokasi rawan longsor.

Jika ini terjadi, maka ada 4 desa di sisi utara Kecamatan Majenang yang akan terisolasi. Seperti warga Desa Bener, Sepatnunggal, Sadabumi dan Sadahayu.

“Ada 4 desa yang terisolasi,” katanya.

Dalam hitungan 5 tahun terakhir, jalan di sana selalu bergerak dan membuat badan jalan terjun bebas ke dasar jurang. Meskipun titik ini selalu mendapatkan perbaikan.

Terbaru adalah perbaikan pada akhir 2021 lalu. Namun karena lokasinya rawan bergerak, titik ini kembali amblas dan meninggalkan lubang besar.

“Jalan ini ada di lokasi rawan longsor,” ujar Kepala UPT Perawatan Jalan dan Jembatan Wilayah Majenang di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Cilacap, Indra Krisdiyanto. (*)