Jalan Nasional Berlubang Besar

  • Bagikan
Jalan selatan nasional muncul lubang besar pada Minggu (18/4/2021) sore.. Kendaraan terpaksa bergantian melintas untuk menghindari lubang

PENULIS : HARYADI NURYADIN

CILACAP – Jalan nasional penghubung Jawa Tengah sisi selatan, Minggu (18/4/2021) kemarin tiba-tiba amblas dan menyisakan lubang besar. Lubang ini sepintas cukup mengerikan karena diperkirakan berdiameter kurang lebih 1,5 dengan kedalam mencapai 3 meter.

Lubang besar ini membuat kendaraan harus melintas secara bergantian. Baik dari arah Purwokerto maupun sebaliknya dari Majenang dan Jawa Barat.

Informasi ini pertama kali menyebar melalui pesan berantai di whatsapp. Sejumlah warga kemudian menjadiaknnya sebagai story di nomor whatsapp masing-masing. Menyusul kemudian beredar luas melalui sejumlah grup di aplikasi media sosial tersebut.

Dari salah satu video yang beredar bahkan ada penjelasan dari warga kalau lubang ini mencapai lebar sekitar 3 meter. Ditambah dengan video kedalaman mencapai 5 meter. Sekilas video ini yang cukup mengerikan bagi siapapun yang melihatnya.

Jika ditelisik lagi, lokasi kejadian dekat dengan pabrik garment di Kecamatan Karangpucung dan berada di sisi utara jalan.

Dalam video ini, pengunggah lebih rinci lagi dalam menyebutkan lokasinya. Yakni berada di sebelah barat Terminal Karangpucung, sekitar 300 meter. Terminal ini memang berada di sisi timur pabrik garment di Desa Karangpucung Kecamatan Karangpucung.

Petugas pasca kejadian langsung memasang rambu dan garis polisi. Tujuannya agar para pengendara bisa lebih berhati-hati saat melintas dan tidak terperosok kedalam lubang itu.

Sampai berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait tentang penyebab kejadian tersebut.

Keterangan baru diberikan oleh Kapolsek Karangpucung, AKP Puji Nurohman SH MH. Menurutnya petugas sudah turun dan memasang rambu di lokasi kejadian. Petugas menerapkan sistim buka tutup untuk semua kendaraan yang melintas di lokasi.

“Untuk sementara (arus) buka tutup untuk pengaturan,” katanya melalui pesan singkat.

Dia menambahkan, pihaknya sudah langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini Kementerian PUPR. Hasilnya diperoleh kepastian kejadian ini akan langsung ditangani oleh PUPR.

“Segera ditindak lanjuti untuk perbaikan,” tandasnya. (*)

  • Bagikan