News  

Jalan Rusak Sepanjang 5 KM Hanya Dapat Rp 250 Juta

ilustrasi

CILACAP – Kondisi jalan rusak sepanjang 5 KM di Kabupaten Cilacap, ternyata baru dapat Rp 250 juta. Anggaran ini muncul dalam APBD devinitif Kabupaten Cilacap tahun 2022.

Perbaikan jalan rusak ini sebagian berada di lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Kuta Bima Kecamatan Cimanggu, Cilacap.

Longsor itu terjadi pada Kamis (31/3/2022) dan mengakibatkan kerusakan hebat bagi infrastruktur berupa jalan desa dan jembatan. Mayoritas jalan ini tertutup lumpur material longsor dan menyulitkan lalu lintas warga.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Cilacap, Edi Purwanto mengatakan, kerusakan akibat bencana alam juga terjadi di Desa Cijati Kecamatan Cimanggu, Cilacap. Desa ini menjadi titik masuk ke Kuta Bima yang berada di bagian atas perbukitan.

“Ruasnya kan dari Cijati, Kuta Bima sampai Cisalak. Dan sayangnya, tahun ini baru dapat Rp 250 juta,” ujar Edi, Kamis (16/6/2022).

Dia menambahkan, jalan rusak sepanjang 5 KM tersebut juga berada di Desa Negarajati dan menghubungkan dengan Kuta Bima dan Cisalak. Ruas dari Negarajati ini berawal dari titik berbeda. Namun ujungnya adalah pertemuan ruas dari Negarajati dan Cijati di Desa Kuta Bima serta Cisalak.

Edi mengatakan, perbaikan jalan ini hanya bisa dilakukan jika secara bertahap dan berkelanjutan. Ini karena tingkat kerusakan dan panjang jalan yang harus mendapatkan perhatian pemerintah.

“Mau tidak mau harus bertahap. Pertama karena sangat panjang dan ada di daerah pegunungan. Kedua karena sudah rusak sekali,” tegasnya. (*)