News  

Jemaah Haji Cilacap Pulang Disambut Hujan

Jemaah haji asal Kecamatan Majenang, Cilacap pulang dan disambut hujan deras, Rabu (3/8/2022) sore. Mereka tergabung dalam kloter 26. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Jemaah haji Cilacap yang pulang di tempat kedatangan, berhadapan dengan cuaca ekstrim karena disambut hujan, Rabu (3/8/2022). Hingga mereka harus menggunakan payung dari keluarga penjemput, anggota satgas atau aparat gabungan begitu turun daru bus. Para jemaah haji Cilacap yang pulang itu tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 26.

Jemaah haji asal Cilacap ini terbagi dalam kloter 26 dan 27. Untuk kloter 26, berangkat pada Senin (20/6/2022) pagi hari. Sementara kloter 27 menyusul kemudian pada malam hari.

Sesuai jadwal keberangkatan, kloter 26 berangkat dan pulang dari 5 titik. Masing-masing dari halaman Pendopo Cilacap, Ponpes Al Ihya Ulumudin Kecamatan Kesugihan dan Masjid Jami Nurul Iman, Kawunganten.

2 titik lainnya dari Masjid Besar Baitussalam Kecamatan Sidareja dan Masjid Besar Mujahidin, Majenang.

Sementara kloter 27, akan berangkat dan pulang dari 4 lokasi. Titik pertama adalah Pendopo Kabupaten Cilacap, Ponpes Al Ihya Ulumudin, KUA Kecamatan Kroya dan Masjid Besar Baitussalam Kecamatan Sidareja. Hingga saat jemaah haji ini pulang harus turun di tempat pemberangkatan.

Dan saat pulang ke kota pemberangkatan inilah, para jemaah haji asal Cilacap ini disambut dengan hujan deras. Hujan ini sudah turun begitu bus yang membawa para jemaah tiba di di halaman Masjid Mujahidin Majenang, Cilacap. Sejumlah petugas penjemput segera mempersiapkan payung dan mengarahkan para jemaah haji langsung menuju dalam masjid.

Laporan petugas pendamping haji kloter 26 menyebutkan, ada 356 jemaah yang kembali ke Cilacap. Mereka terdiri dari 158 jemaah laki-laki dan 198 perempuan. Mereka mendapatkan pendampingan dari 6 orang petugas. (*)