News  

Kambing Kurban Masuk Salon

Suasana salon kambing di Pasar Karangpucung, Cilacap. Kambing yang masuk salon dipercaya harganya terdongkrak naik. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Jelang Idul Adha, kambing kurban ternyata harganya bisa berlipat karena masuk salon perawatan. Karena dengan masuk salon, tampilan kambing langsung melonjak naik bak artis Korea. Salon kambing ini ada di Pasar Karangpucung, Cilacap.

Dan jelang Idul Adha, pemilik salon ini selalu kebanjiran order karena lebih banyak kambing kurban yang masuk untuk perawatan. Perawatan berupa merapihkan tanduk, memotong kuku, serta cukur bulu di bagian kepada dan bawah lutut. Merapihkan rambut di 2 bagian ini akan mendongkrak penampilan.

Bagian bulu, tanduk dan kaki selalu menjadi perhatian pertama calon pembeli kambing. Mereka akan memastikan 3 bagian tubuh tersebut dalam kondisi bagus. Baru setelah itu mereka akan menawar harga.

Pemilik salon kambing, Cirko Minarjo mengatakan, usahanya selalu ramai jelang Idul Adha karena banyak kambing masuk salon.

“Selalu ramai kalau musim seperti ini,” kata dia.

Kambing yang masuk ke salon mayoritas jenis kelamin laki-laki untuk keperluan hewan kurban dan harganya selalu lebih bagus saat menjelang Idul Adha. Sementara kambing betina jarang yang masuk salon. Kambing betina umumnya untuk memperbanyak anakan.

Untuk perawatan tanduk, dia mematok harga Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu per ekor. Sementara perawatan menyeluruh harganya bisa lebih mahal lagi dan tergantung ukuran kambing. Tarifnya bisa mencapai Rp 1 juta.

“Tergantung ukuran dan berat kambing,” kata dia.

Meski pemilik harus merogoh kocek lebih dalam, namun membawa dampak besar. Karena harga kambing bisa naik berkat penampilan nan menawan usai masuk salon perawatan.

“Harga kambing naik setelah perawatan sekitar dua atau tiga ratus,” tegasnya. (*)