Karyawan Pabrik Kayu Harus Bisa Padamkan Api

  • Bagikan
Peserta pelatihan mencoba memadamkan api dengan karung basah, Kamis (23/9/2021). Pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan karyawan pabrik dan relawan bencana. (*)

CILACAP – Karyawan pabrik kayu harus bisa dan mampu padamkan api secara efektif, efisien dan cepat. Hal ini bisa terbentuk melalui penguasaan teori dan praktek pemadaman api yang benar dengan mengikuti pelatihan.

Hal ini terungkap dalam pelatihan pemadaman kebakaran bagi relawan kebencanaan dan karyawan pabrik, Kamis (23/9/2021). Kegiatan berlangsung sehari di komplek pabrik kayu Sabda Alam.

Kasie Binwaluh Satpol PP Cilacap, Teguh Rahayu memaparkan, penguasaan untuk bisa padamkan api ini sangat penting. Terutama bagi karyawan yang bekerja di pabrik dengan potensi kebakaran tinggi.

“Kegiatan ini sebagai media peningkatan kapasitas untuk relawan kebencanaan dan sumber daya manusia yang berada di perusahaan rawan potensi kebakaran,” kata Teguh.

Pembangunan pengetahuan dan kesadaran tentang bahaya kebakaran, lanjutnya menjadi sesuatu yang penting. Bukan hanya pemerintah, namun masyarakat secara menyeluruh. Mulai dari dunia usaha dan industri sehingga penyelenggaraan penanggulangan kebakaran kian terpadu.

Dia menghimbau agar perusahaan, dunia usaha dan industri yang rawan potensi kebakaran untuk menyediakan peralatan pemadaman api. Peralatan ini harus berada di lokasi dan mudah terjangkau.

“Harus mudah dijangkau,” kata dia.

Peserta pelatihan tersebut mendapatkan 2 teori dan praktek. Teori pertama tentang “Teori Api” dari Kasubbag TU UPT Damkar Riadi Kabupaten Cilacap. Materi berikutnya tentang “Manajemen Relawan” oleh Andi Susilo dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Cilacap.

Sesi terakhir adalah praktek pemadaman api dengan menggunakan berbagai alat. Peserta mendapatkan kesempatan menggunakan alat pemadaman milik Damkar Cilacap. Selain itu juga ada praktek memadamkan api dengan karung basah. Praktek lain adalah memadamkan api dari tabung gas. (*)

  • Bagikan