News  

Ke Cilacap, Jokowi Bagikan Ribuan Sertipikat

Presiden Jokowi bagikan ribuan sertipikat saat kunjungan kerja di Cilacap, Selasa (2/1/2023). Penyerahan sertipikat ini hasil program PTSL dan redistribusi lahan. (doc)

CILACAP – Presiden Joko Widodo atau Jokowi bagikan ribuan sertipikat saat melakukan kunjungan kerja di Cilacap, Selasa (2/1/2024). Seluruh seripikat ini hasil dari program PTSL untuk warga Cilacap dan Banyumas. Sisanya merupakan redistribusi tanah timbul untuk warga Cilacap. Penyerahan ini berlangsung di GOR Premium Pertamina.

Tanah hasil redistribusi lahan tersebut sebelumlan berstatus Tanah Timbul di Desa Ujunggagak Kecamatan Kampung Laut, Cilacap. Desa Ujunggagak menjadi salah satu lokasi redistribusi tanah pada 2023. Sementara obyek Tanah Objek Reforma Agraria berasal dari tanah timbul seluas 86,14 hektare.

Jokowi usai bagikan sertipikat mengatakan, sertipikat menjamin hak warga atas kepemilikan lahan. Hingga masyarakat akan mendapatkan kepastian hukum atas kepemilikan lahan tersebut.

“Sertipikat ini tanda bukti hak atas tanah yang kita miliki. Bapak ibu kalau punya lahan dan diklaim orang, dan tidak punya ini (sertipikat), bapak ibu tidak bisa apa-apa,” katanya.

Pemerintah, katanya sejak 2015 menggenjot Kementerian ATR BTN untuk membuat sertipikat lahan. Data yang ada menyebutkan, dari 165 juta laha, baru 46 juta yang sudah bersertifikt. Sisanya sebanyak 80 juta belum ada sertipikat.

“Ini yang kemudian menjadi sumber kasus sengketa lahan. Sengketa warga dengan warga, warga dengan pemerintah, warga dengan swasta,” kata dia.

Dia berharap agar penerima sertipikat ini bisa lebih berhitung saat menggunakan sertipikat sebagai agunan bank. Caranya dengan teliti menghitung kemampuan dan nilai pinjaman. Jangan sampai nantinya sertipikat disita bank karena tidak mampu membayar cicilan.

“Hitung semua dengan betul dan hati-hati. Uang ini juga harus untuk modal usaha. Bukan untuk belanja barang mewah,” tegas Jokowi usai bagikan sertipikat.

Menteri ATR BPN, Hadi Cahyanto mengatakan, sertipikat terdiri dari 1222 hasil PTSL untuk warga Cilacap dan Banyumas. Selain itu ada 878 sertipikat hasil redistribusi tanah bagi warga Cilacap yang bersumber dari tanah timbul.

“Hasil redistribusi tanah, kami laporkan kepada Bapak Presiden adalah yang pertama kami serahkan. Insya alloh yang lain menyusul,” katanya. (*)