CILACAP – Kejadian kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Cilacap, sepanjang 2022 ternyata meningkat. Tercatat ada 207 orang meninggal dunia sepanjang 2022.
Dari beberapa kejadian tersebut, korban meninggal di lokasi kejadian. Sisanya sempat mengalami perawatan di rumah sakit namun tetap tidak tertolong.
Total ada 1141 kasus kecelakaan dengan korban jiwa sebanyak 207. Selain itu juga ada 1337 korban luka-luka akibat kecelakaan sepanjang 2022.
Peningkatan korban dan juga kasus kecelakaan lalu lintas, menjadi sorotan tersendiri oleh petugas Polresta Cilacap. Langkah evaluasi menyeluruh akan segera diambil agar kasus ini menurun di 2023 mendatang.
Salah satu kecelakaan lalu lintas terjadi pada pertengahan Februari 2022 di jalan nasional di Kecamatan Majenang. Satu orang meninggal dunia di tempat kejadian. Korban merupakan pengendara sepeda motor yang terjatuh justru saat tengah berusaha menghindari lobang.
Kapolresta Cilacap, AKBP Eko Widiantoro mengakui, kecelakaan lalu lintas di Cilacap meningkat. Hal ini berbanding terbalik dengan kasus kejahatan yang justru menurun dari tahun sebelumnya.
“Kamtibmas secara umum kondusif. Kasus kejahatan juga menurun. Cuman kejadian laka lantas memang mengalami peningkatan,” katanya.
Menurutnya, kejadian kecelakaan lalu lintas yang meningkat ini perlu ada evaluasi bersama. Tujuannya untuk melihat penyebab dan faktor utama. Biasanya kecelakaan ini karena faktor pengemudi, kendaraan atau kondisi jalan.
“Kita akan lakukan evaluasi apa yang menjadi penyebab-penyebab laka lantas itu karena ini sangat penting,” tegasnya. (*)






