CILACAP – Program kelas bilingual atau 2 bahasa di Kabupaten Cilacap, mulai berjalan. Program ini sudah mulai dirancang sejak akhir tahun ajaran 2021-2022.
Dalam kelas bilingual ini, guru tetap mengajar sesuai bidang masing-masing. Namun mereka harus menggunakan Bahasa Inggris selama proses mengajar tersebut. Namun karena masih dalam tahap, guru tetap masih bisa menggunakan Bahasa Indonesia.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Sadmoko Danardono mengatakan, program kelas bilingual mulai berjalan tahun ajaran 2022-2023. Program ini berlaku untuk siswa SMP.
“Untuk SMP. Tiap SMP ada 1 kelas bilingual,” kata Sadmoko, Kamis (29/9/2022).
Dia menjelaskan, program ini sekarang masih dalam tahap awal. Hingga masih memberikan kesempatan guru tetap menggunakan Bahasa Indonesia ketika berada di dalam kelas. Namun secara bertahap, guru akan berlatih berbicara dalam Bahasa Inggris.
“Sekarang bahasa masih campuran. Ini masih tahap pertama, masih proses dan pelan-pelan dulu. Suatu saat harus sempurna dan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar,” terangnya.
Bagi Sadmoko, program ini membawa tuntutan agar guru fisiki dan lainnya harus menggunakan Bahasa Inggris secara baik. Hingga mereka harus mau belajar Bahasa Inggris.
“Ya, guru juga harus berlatih untuk berbicara dalam bahasa asing, terutama Bahasa Inggris,” kata dia.
Menurutnya, program kelas bilingual menjadi sarana mempersiapkan anak didik untuk memiliki kompetensi dan kemampuan unggul. Ini sejalan dengan persaingan global yang warga negara bisa berkomunikasi dengan orang dari berbagai negara.
“Penguasaan bahasa asing untuk generasi kita harus semakin bagus. Karena kedepan penguasaan bahasa asing adalah kebutuhan untuk siapkan generasi kita di masa mendatang,” kata dia.
Namun dinas tetap menekankan pendidikan karakter bagi peserta didik. Seperti melatih mereka untuk punya karakter pekerja keras, paham nila tradisi atau yang terangkum dalam karakter Pancasila.
“Kita juga bekali anak-anak dengan transfer knowledge. Termasuk penguasaan bahasa asing,” tegasnya. (*)






