Keluarga Korban Longsor Cibeunying Iklhas Operasi SAR Berakhir

Kelurga korban longsor Cibeunying hadir saat penuputan Operasi SAR, Sabtu (22/11/2025). Keluarga korban ikhlas dengan keputusan tersebut meski masih ada 2 korban yang belum terevakuasi. (bercahayanews.com)

CILACAP – Keluarga korban tanah longsor di Desa Cibeunying, yakni Erwanto dan Tarkim, mengaku ikhlas atas keputusan tersebut. Terlebih sampai hari terakhir Operasi SAR, Sabtu (22/11/2025), 2 anak mereka yakni Maysarah Salsabila (12) dan Vani (14) belum juga terevakuasi oleh Tim SAR Gabungan.

Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman memimpin apel penutupan Operasi SAR di lokasi longsor Desa Cibeunying Kecamatan Majenang, Sabtu (22/11/2025). Keputusan ini terpaksa diambil setelah pihak keluarga korban longsor di Cibeunying, ikhlas dan menerima kepergian anak mereka untuk selama-lamanya.

Saat memimpin apel, Bupati memastikan seluruh personil Tim SAR Gabungan sudah berusaha maksimal. Mulai dari pengerahan alat berat, alkon, sampai peralatan pendukung lainnya. Demikian juga dengan personil yang terlibat dan sempat mencapai 1000 orang lebih.

“Kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan seluruh korban,” katanya.

Tarkim, salah satu keluarga korban longsor di Cibeunying mengaku sudah ikhlas. Meskipun salah satu anaknya belum juga ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.

“Saya sudah ikhlaskan semua,” katanya.

Dia berharap, warga nantinya akan lebih waspada terhadap ancaman tanah longsor di kemudian hari. Karena bencana seperti ini, memang sangat dahsyat hingga bisa memakan korban jiwa.

“Jangan anggap bencana ini sepele. Warga harus berhati-hati,” kata dia.

Dia lalu meningat kembali saat bencana ini datang pada Kamis (13/11/2025) malam lalu. Sesaat sebelum kejadian, dia pergi untuk acara tahlil rutin di salah satu warga. Beberapa saat kemudian, istrinya pergi ke tempat tetangga.

“Dari situ, terdengar suara gemuruh. Dan istri saya melihat tanah longsor menghancurkan rumah saya. Anak-anak saya lagi pada tidur,” ujarnya mengenang peristiwa tersebut. (*)