Keluarga Sertu Yoto Eki Setiawan Tunggu Kabar dari Sidoarjo

  • Bagikan
Keluarga awak KRI Nanggala 402 di Kecamatan Cipari, Cilacap menunggu kabar lebih lanjut dari ibu korban yang kini sudah berada di Sidoarjo

PENULIS : HARYADI NURYADIN

CILACAP – Meski seluruh awak KRI Nanggala 402 sudah dinyatakan gugur oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, keluarga Sertu Yoto Eki Setiawan masih terus menunggu kabar resmi. Terutama kabar dari ibunda Eki yang sejak beberapa hari terakhir sudah ke Sidoarjo untuk menemani menantu di sana.

“Kami belum dapat kabar apapun dari ibunya Eki,” ujar salah satu kerabat, Rustini saat ditemui di rumah duka, Senin (26/4/2021) sian.

Senin pagi, dirinya sempat bertanya pada Desi Lisa Fajar, adik kandung Eki. Namun kabar yang diinginkan belum juga diterima keluarga tersebut dari ibunya di Sidoarjo, Jawa Timur. Hanya dia mendapatkan pesan dari ibunda Eki yang juga adik kandung Rustini.

“Pesannya, jaga anak-anak dan mbah,” ujar dia.

Selama ini, kelurga Eki tinggal di RT 04 RW 03 Desa Segaralangu. Di rumah sederahana ini ada 4 penghuni, yakni Rusini (ibunda Eki) dan 2 orang adik perempuan. Satu lagi adalah neneknya yang sudah cukup renta.

Menurutnya, keluarga sampai saat ini masih terus menunggu kabar dari Rusini yang berada di Sidoarjo. Menurutnya, keberangkatan Rusini ke sana merupakan pilihan tepat. Pertama untuk mendampingi menantunya yang kini tengah hamil 5 bulan. Kedua agar lebih cepat menerima informasi resmi dari TNI AL karena dipastikan akan ditujukan ke istri para awak KRI Nanggala.

Sebaliknya, jika Rusini bertahan di Cipari akan membuat pikirannya bertambah kacau. Apalagi dia dipastikan tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa menunggu kabar yang belum pasti kapan akan datang.

“Kalau di sini (Cipari) malah tambah tidak karuan. Kalau di sana kan ada menantu. Bisa saling menguatkan,” kata Rustini.

Karena itulah, dia bersama keluarga Eki di Cipari belum bisa mengambil langkah apapun. Mereka hanya bisa mendoakan agar apapun yang terjadi bisa ada kejelasan. Kalaupun Eki meninggal, mereka masih bisa melihat jenasahnya untuk terakhir kali.

“Syukur kalau bisa diselamatkan. Ini yang paling kita harapkan. Keluarga selalu berdoa agar diberi yang terbaik,” tandasnya.

Seperti dikutip dari detik.com seluruh awak yang bertugas di KRI Nanggala 402 dinyatakan telah gugur.

“Berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut, dapat dinyatakan, bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dalam jumpa pers di Bali, Minggu (25/4/2021).(*)

  • Bagikan